Gotong royong kebangsaan: Kala sentuhan ‘Merah putih presisi’ bangkitkan jembatan Kotapadang dari sisa kebakaran

Rejang lebong, JurnalisBengkulu.com – Deru mesin kendaraan dan derak langkah kaki warga menyatu di bawah terik matahari siang itu. Jumat, 2 Oktober 2026, sekitar pukul 14.00 WIB, suasana di area penghubung Kelurahan Kotapadang dan Desa Kotapadang Baru mendadak riuh oleh semangat kebersamaan.

Langkah-langkah sigap dari jajaran Polsek Kotapadang yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Medi Azwar, S.H., berbaur tanpa sekat bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Kotapadang, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, serta puluhan warga setempat. Mereka bahu-membahu dalam satu agenda penting, yakni memulihkan Jembatan Merah Putih Presisi yang sempat lumpuh akibat dilalap api pascacuaca ekstrem musim kemarau.

“Ini bukan sekadar memperbaiki struktur fisik jembatan yang rusak, tetapi soal memulihkan kembali denyut nadi ekonomi dan mobilitas warga. Jembatan ini akses vital, baik untuk pejalan kaki, pengendara roda dua, hingga roda empat,” ujar seorang warga di sela-sela kegiatan.

Pemandangan gotong royong ini menjadi bukti nyata hadirnya sinergi kuat antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat di wilayah hukum Polsek Kotapadang. Aksi tanggap ini diawali dengan kegiatan bersih-bersih tumpukan sampah di sekitar tapak jembatan, dilanjutkan dengan perapian tembok pembatas pada kedua ujung jembatan yang sempat tergerak akibat kebakaran.

Sentuhan visual yang paling menyita perhatian adalah saat tiang besi penyangga dan dinding pembatas jembatan mulai dipoles kembali dengan sapuan cat warna merah dan putih. Merah menyimbolkan keberanian dan semangat gotong royong, sedangkan putih mencerminkan ketulusan niat bersama.

Proses pengecatan kerangka besi ini menjadi pijakan awal dari rangkaian renovasi besar yang akan dilanjutkan pada tahap berikutnya. Lewat aksi nyata di lapangan ini, Polres Rejang Lebong tidak hanya merestorasi sarana infrastruktur, tetapi juga merawat rasa kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Reporter : Hendri Gunawan