Harga Beras di Kota Bengkulu Masih Stabil, Medium IR 64 Dijual Rp14.500 per Kilogram

 Beras disalah satu lapak pedagang di Pasar Panorama Bengkulu), Jum’at (7/8/2026)

 

Kota Bengkulu, Jurnalisbengkulu.com – Harga beras di Kota Bengkulu pada Jumat (7/8/2026) terpantau masih relatif stabil. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Daerah (SIGAHADA) Pemerintah Kota Bengkulu, beras medium Cap IR 64 dipasarkan dengan harga Rp14.500 per kilogram.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan dan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, harga beras secara nasional juga cenderung stabil meski terdapat perubahan tipis pada beberapa jenis beras dalam beberapa hari terakhir.

Stabilnya harga beras di Bengkulu dinilai menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Pemerintah sendiri terus berupaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan melalui berbagai langkah, termasuk penyaluran bantuan pangan beras kepada jutaan keluarga penerima manfaat yang dijadwalkan mulai pertengahan Agustus 2026. Program tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu mengendalikan gejolak harga di pasar.

Masyarakat diimbau tetap berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan. Pemerintah bersama Bulog juga memastikan stok beras nasional dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Sebagai informasi, harga pangan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasokan, distribusi, serta permintaan pasar. Karena itu, masyarakat dapat memantau perkembangan harga melalui Sistem Informasi Harga Daerah (SIGAHADA) Pemerintah Kota Bengkulu, Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, maupun Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia.

 

Sumber data: SIGAHADA Pemerintah Kota Bengkulu, SP2KP Kementerian Perdagangan, dan PIHPS Bank Indonesia.