Rejang Lebong, JurnalisBengkulu.com – Pagi baru saja merayap di Kabupaten Rejang Lebong, namun riuh klakson dan deru mesin kendaraan sudah saling bersahutan di depan gerbang-gerbang sekolah. Di tengah kepulan asap knalpot dan lalu lalang orang tua yang terburu-buru mengantar anak, sosok-sosok berseragam cokelat dengan senyum ramah menyapa pagi. Mereka adalah Polisi Wanita (Polwan) dari Polres Rejang Lebong.
Bagi mereka, tugas hari itu sudah dimulai jauh sebelum matahari benar-benar terik. Usai menyelesaikan urusan domestik di rumah masing-masing, para srikandi Bhayangkara ini langsung tancap gas ke jalanan. Pluit di mulut, peluit ditiup nyaring, dan tangan melambaikan aba-aba tegas menghentikan laju kendaraan.
Kegiatan Penjagaan dan Pengaturan Lalu Lintas (Turlalin) ini menjadi menu wajib saban pagi, khususnya saat jam rawan masuk sekolah. Kehadiran para Polwan ini tak sekadar mengurai kemacetan, tetapi juga memastikan anak-anak sekolah dapat menyeberang jalan dengan tenang dan aman.
“Kehadiran kami di lapangan setiap pagi adalah bentuk pelayanan nyata. Kami ingin memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, khususnya anak-anak kita yang hendak menuntut ilmu,” ujar salah satu personel Polwan di lokasi.
Di bawah terik pagi yang mulai menyengat, dedikasi para Polwan Rejang Lebong ini membuktikan bahwa tugas menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamtibcarlantas) tak memandang gender. Sentuhan humanis dan kesigapan mereka di jalan raya menjadi pengingat bahwa keamanan masyarakat adalah prioritas utama.
Reporter : Hendri Gunawan








