Kebakaran Maut Di Tebat Tenong Dalam, Nenek 71 Tahun Tewas Terjebak Di Dalam Rumah

Rejang Lebong, JurnalisBengkulu.com – Suasana senyap Dusun I, Desa Tebat Tenong Dalam, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, mendadak berubah mencekam pada Senin dini hari (26/10/2026). Sekitar pukul 00.30 WIB, kobaran api secara tiba-tiba melahap kawasan permukiman padat penduduk, menyisakan duka mendalam dan kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

 

Peristiwa nahas ini tidak hanya menghanguskan dua unit rumah semipermanen milik warga, tetapi juga merenggut nyawa seorang wanita lanjut usia yang terjebak di tengah amukan si jago merah.

 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, kepanikan bermula ketika Ani Hartati (49), seorang warga yang tinggal tepat di depan rumah korban, terbangun dan melihat api sudah membubung tinggi dari bagian belakang atau dapur rumah milik Batul (75).

 

Tanpa membuang waktu, Ani berlari keluar rumah sambil berteriak memanggil warga sekitar. Dalam hitungan menit, puluhan warga berhamburan keluar membawa peralatan seadanya untuk berjibaku memadamkan api.

 

Namun, material bangunan yang didominasi kayu membuat api merambat dengan sangat cepat. Angin malam yang bertiup kencang membuat kobaran api dengan mudah menyambar rumah di sebelah kirinya yang dihuni oleh Madin (69).

 

Madin bersama anggota keluarganya, Dewi, serta seorang cucu mereka, beruntung berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Warga yang fokus memadamkan api sempat mengira seluruh penghuni rumah Batul telah berhasil menyelamatkan diri setelah Batul dievakuasi keluar.

 

Nahas, istri Batul, Utima (71), diketahui telah lama mengalami gangguan pendengaran atau tunarungu.

 

Saat api melahap rumah mereka, Utima tengah tertidur pulas di kamar bagian tengah. Baik sang suami maupun warga sekitar tidak menyadari bahwa wanita lanjut usia tersebut belum sempat dievakuasi karena kondisinya yang tidak dapat mendengar teriakan peringatan bahaya.

 

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00 WIB setelah satu unit mobil pemadam kebakaran sektor Bermani Ulu tiba di lokasi dan berjibaku bersama personel Polsek Bermani Ulu serta warga setempat.

 

Petugas dan warga kemudian menemukan Utima telah meninggal dunia di dalam kamar tengah rumah yang hangus terbakar.

 

Mendapatkan laporan tersebut, jajaran Polsek Bermani Ulu langsung bergerak mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polres Rejang Lebong untuk melakukan identifikasi awal. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.

 

Kepala Desa Tebat Tenong Dalam, Samsul Ahmadi (55), yang turut berada di lokasi kejadian, menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut.

 

Sementara itu, berdasarkan hasil olah TKP sementara dan analisis Unit Inafis, dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting arus listrik yang bersumber dari bagian dapur rumah korban. Kondisi korban yang sudah lanjut usia dan mengalami tunarungu membuatnya tidak sempat menyelamatkan diri saat musibah terjadi.

 

Pihak keluarga korban telah menerima musibah ini dengan ikhlas dan secara resmi menyatakan menolak autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan penolakan.

 

Akibat kebakaran tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp350 juta.

 

Reporter : Hendri Gunawan