Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 10 Karang Anyar Kecamatan Curup Timur menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Belajar dan Berbahasa Rejang Sejak Dini”
Rejang Lebong, Jurnalisbengkulu.com – Dalam rangka melestarikan bahasa dan budaya daerah, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 10 Karang Anyar Kecamatan Curup Timur menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Belajar dan Berbahasa Rejang Sejak Dini”.
Kegiatan tersebut diprakarsai langsung oleh Kepala Sekolah MIM 10 Karang Anyar, Burhan Fajri, S.Pd.I, dengan melibatkan seluruh guru dan siswa. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk mengenal dan menggunakan bahasa Rejang dalam percakapan sederhana di lingkungan sekolah.
Menurut Burhan Fajri, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mendukung pelestarian budaya lokal di tengah arus modernisasi dan perkembangan teknologi.
“Bahasa Rejang merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga. Kami ingin menanamkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya daerah sejak usia dini agar generasi muda tidak kehilangan jati dirinya,” ujar Burhan Fajri kepada awak media.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa terlihat antusias saat mengikuti berbagai sesi, mulai dari latihan percakapan, mengenal kosakata bahasa Rejang, hingga permainan tradisional yang sarat nilai budaya.
Selain memperkuat identitas lokal, kegiatan ini juga mendukung pembentukan karakter peserta didik agar lebih menghargai keragaman budaya bangsa.
Burhan Fajri berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda rutin sekolah, serta menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Rejang Lebong untuk mengembangkan program serupa.
“Kami ingin sekolah menjadi tempat tumbuhnya generasi yang cerdas sekaligus berbudaya,” tambahnya.
Kegiatan berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari para guru, orang tua siswa, serta tokoh masyarakat setempat yang menilai langkah MIM 10 Karang Anyar sebagai bentuk nyata pelestarian budaya Rejang di lingkungan pendidikan dasar.
Reporter: Amin G, Hendri G







