Kota Bengkulu, Jurnalisbengkulu.com – Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan pentingnya ketersediaan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bengkulu.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan penutupan Pelatihan Petugas Lapangan Sensus Ekonomi 2026 Gelombang III yang berlangsung di Kota Bengkulu, Rabu (10/6/2026). Sebanyak 102 peserta telah menyelesaikan pelatihan yang berlangsung selama tiga hari sebagai bekal sebelum terjun ke lapangan melakukan pendataan.
Pelatihan dilaksanakan secara kombinasi daring dan luring. Pembelajaran daring memanfaatkan aplikasi Pusdiklat BPS, sementara sesi tatap muka digelar di Two K Azana Style Hotel Bengkulu. Para peserta dibagi ke dalam empat kelas dan mengikuti berbagai materi teknis serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan ujian pendalaman materi.
Asisten I Setda Kota Bengkulu Alex Periansyah, yang mewakili Penjabat Sekretaris Daerah Medy Pebriansyah, mengatakan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada kualitas kerja petugas lapangan dalam mengumpulkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi rujukan penting bagi pemerintah dalam memetakan kondisi ekonomi daerah, mengidentifikasi potensi investasi, serta merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar dalam melihat perkembangan ekonomi daerah maupun nasional. Karena itu, akurasi dan kelengkapan data menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bengkulu, lanjut Alex, telah mengambil berbagai langkah untuk mendukung kelancaran pelaksanaan sensus. Di antaranya melalui penerbitan surat edaran kepada camat, lurah, dan pelaku usaha, serta dukungan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan organisasi perangkat daerah terkait.
Selain itu, pemerintah daerah juga membantu pelaksanaan sosialisasi, publikasi, hingga kegiatan Pengisian Bareng (Ngibar) yang melibatkan pelaku usaha dalam pengisian mandiri data Sensus Ekonomi 2026.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, BPS, dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data yang berkualitas dan mampu menjadi pijakan kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Bengkulu ke depan. (Rls)











