Koptu (Purn) H. Syahili Sibarani Tutup Usia, Dilepas dengan Upacara Militer

Koptu (Purn) H. Syahili Sibarani Tutup Usia, Dilepas dengan Upacara Militer

LEBONG, jurnalisbengkulu.com – Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan jenazah almarhum Koptu (Purn) H. Syahili Sibarani yang digelar secara militer pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Upacara penghormatan terakhir berlangsung di pemakaman keluarga di Desa Sukau Datang, Kecamatan Tubei, Kabupaten Lebong.

Prosesi dipimpin langsung oleh Dandim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, selaku inspektur upacara. Pelepasan jenazah berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga besar, kerabat, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat daerah.

Almarhum wafat pada usia 84 tahun setelah menjalani perawatan di RSUD Lebong pada Rabu (24/6/2026) pukul 10.46 WIB akibat sakit yang dideritanya. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Kabupaten Lebong.

Semasa hidupnya, H. Syahili Sibarani dikenal sebagai purnawirawan TNI berpangkat Kopral Satu (Koptu) yang memiliki dedikasi tinggi terhadap bangsa dan daerah. Selain mengabdi sebagai prajurit, ia juga dikenal sebagai salah satu tokoh yang berperan aktif dalam perjuangan pemekaran Kabupaten Lebong hingga menjadi daerah otonom.

Almarhum juga merupakan ayahanda dari Rosjonsyah, mantan Bupati Lebong dua periode, yakni 2010–2015 dan 2016–2021, yang kemudian menjabat sebagai Wakil Gubernur Bengkulu periode 2021–2024.

Turut hadir dalam prosesi penghormatan terakhir tersebut Bupati Lebong Azhari, Wakil Bupati Lebong Bambang ASB, Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani, S.I.K., para tokoh pemekaran Kabupaten Lebong, serta masyarakat yang datang memberikan penghormatan terakhir.

Kehadiran berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat menjadi bentuk penghormatan atas jasa serta pengabdian almarhum, baik selama bertugas sebagai anggota TNI maupun sebagai tokoh yang turut memperjuangkan lahirnya Kabupaten Lebong.

Dalam amanatnya, Dandim 0409/Rejang Lebong menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhum. Menurutnya, H. Syahili merupakan sosok yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian luar biasa kepada bangsa, negara, dan masyarakat.

“Kami keluarga besar TNI AD turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum. Semoga seluruh amal ibadah dan pengabdiannya diterima di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Dandim.

Usai upacara pelepasan, jenazah diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir dengan prosesi militer. Isak tangis keluarga dan para pelayat mengiringi perjalanan terakhir sosok yang dikenal sebagai pejuang pemekaran Kabupaten Lebong tersebut.

Kepergian H. Syahili Sibarani meninggalkan jejak pengabdian yang akan terus dikenang, baik di lingkungan TNI maupun dalam sejarah perjuangan terbentuknya Kabupaten Lebong. Semangat dan dedikasinya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat menjadi warisan yang akan selalu dikenang oleh generasi penerus.

Reporter: Novriansyah