Lebong, jurnalisbengkulu.com – Muara Aman Music Festival (MMF) #2 menjadi ajang pertemuan sekaligus silaturahmi bagi musisi dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu. Mengangkat tema “Silaturahmi Musisi Se-Provinsi Bengkulu”, kegiatan ini digelar di GOR Indoor Tanjung Agung, Tubei, Kabupaten Lebong, Jumat (25/9/2026).
Festival tersebut diramaikan sejumlah penampil, termasuk Derkids dan Toren Band yang membawa semangat bermusik dari kalangan mahasiswa Universitas Bengkulu (UNIB).
Menariknya, seluruh personel kedua band tersebut merupakan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UNIB.
Derkids tampil dengan Kevin sebagai vokalis, Dipo dan Jonatan pada gitar, Fadil mengisi bass, serta Rian sebagai drummer.
Sementara itu, Toren Band diperkuat Jibril sebagai vokalis, Rasyad dan Marcelino pada gitar, Dempo pada bass, serta Riski sebagai drummer.
Deputi Keorganisasian UKM Musik UNIB, Kevin, mengatakan keikutsertaan dalam MMF#2 menjadi kesempatan bagi mereka untuk menjalin hubungan dengan sesama musisi di Provinsi Bengkulu.
“Tujuan kami hadir di MMF ini untuk ajang silaturahmi dengan para musisi-musisi di Provinsi Bengkulu,” ujar Kevin.
Ia menilai festival seperti MMF memiliki arti penting bagi perkembangan komunitas musik, terutama bagi mahasiswa. Selain menjadi ruang untuk tampil, kegiatan tersebut juga membuka kesempatan bagi para musisi untuk saling bertukar pengalaman dan memperluas jaringan.
Pelaksanaan MMF#2 turut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lebong. Bupati Lebong H. Azhari, S.H., M.H., hadir langsung di lokasi dan menyempatkan diri melihat sejumlah kegiatan, termasuk mengunjungi tenant UMKM yang turut meramaikan festival.
Keterlibatan pelaku UMKM menjadi bagian lain dari gelaran tersebut. Kehadiran mereka memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang datang menyaksikan festival.
Bupati Lebong H. Azhari mengapresiasi panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menilai penyelenggaraan sebuah festival membutuhkan persiapan dan kerja sama yang tidak sederhana.
“Panitianya hebat, bukan mudah menyelenggarakan event ini. UMKM juga sudah mulai ikut berpartisipasi,” kata Bupati.
Di hadapan peserta dan pengunjung, Bupati juga mengingatkan generasi muda untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba serta minuman keras.
“Hindari narkoba dan miras,” pesannya.
Pemkab Lebong, lanjut Azhari, juga memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda yang berlangsung secara berkelanjutan.
“Kami sudah support. Sudah direkomendasikan ke Dinas Parpora untuk mengadakan agenda seperti ini setiap tahun,” ujar Bupati.
Tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, MMF#2 juga memberikan sertifikat kepada band-band yang berpartisipasi sebagai bentuk penghargaan atas keterlibatan mereka dalam festival.
Bagi Derkids dan Toren Band, tampil dalam MMF#2 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan aktivitas bermusik mahasiswa UNIB kepada masyarakat sekaligus berinteraksi dengan musisi dari berbagai daerah di Bengkulu.
Dengan memadukan pertunjukan musik, silaturahmi antarmusisi, serta keterlibatan pelaku UMKM, MMF#2 menjadi wadah pertemuan komunitas musik dan pelaku ekonomi kreatif di Provinsi Bengkulu.
Semangat tersebut terangkum dalam tema “Silaturahmi Musisi Se-Provinsi Bengkulu” yang diusung panitia, dengan tagline “Bersama Musik, Kita Lebih Kuat.”Kalau ingin, saya juga bisa membuat versi yang **lebih tajam seperti berita portal nasional**, dengan lead yang lebih kuat dan porsi kutipan Bupati serta Derkids/Toren lebih seimbang.
Reporter: NA








