Fogging di Desa Mentiring, Tiga Warga Dilaporkan Terserang DBD

Fogging di Desa Mentiring, Tiga Warga Dilaporkan Terserang DBD

 

Kaur, Jurnalisbengkulu.com – Pemerintah Desa Mentiring bersama Puskesmas Mentiring, Kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur, melaksanakan pengasapan atau fogging untuk memberantas nyamuk dewasa, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini dilakukan menyusul laporan dari kader juru pemantau jentik (Jumantik), perangkat desa, serta adanya tiga warga Desa Mentiring yang dilaporkan terserang demam berdarah dengue (DBD) dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Cahaya Batin.

Kepala Desa Mentiring, Beriyansyah, S.Sos., mengatakan, pihaknya menerima laporan dari kader Jumantik dan perangkat desa terkait adanya warga yang terjangkit DBD. Menindaklanjuti laporan tersebut, pemerintah desa kemudian berkoordinasi dengan Puskesmas Mentiring agar dilakukan fogging di wilayah desa.

“Kami menerima laporan dari kader Jumantik dan perangkat desa mengenai adanya warga yang terserang DBD. Karena itu, kami segera menyampaikan laporan kepada pihak puskesmas agar dilakukan fogging sebagai salah satu upaya pengendalian penyebaran penyakit,” ujar Beriyansyah.

Kepala Puskesmas Mentiring, Melda Eliani, SKM., turun langsung mendampingi kegiatan tersebut bersama Sahara Wati, S.Kep., petugas penanggulangan DBD, serta Ridwan, SKM., petugas surveilans.

Tim puskesmas bersama petugas fogging melakukan pengasapan di lingkungan Desa Mentiring sesuai dengan laporan yang disampaikan oleh kepala desa.

Melda Eliani menjelaskan bahwa fogging bertujuan untuk membunuh nyamuk dewasa. Namun, langkah tersebut perlu diimbangi dengan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Ia mengimbau masyarakat agar rutin membersihkan lingkungan, terutama selokan, bak penampungan air, serta tempat-tempat yang berpotensi menampung air dan menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk.

“Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Karena itu, masyarakat tetap harus menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan selokan, menguras bak penampungan air, serta memastikan tidak ada genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” imbaunya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Desa Mentiring untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit DBD.

Kegiatan fogging tersebut turut dihadiri Kepala Desa Mentiring beserta perangkat desa, Kepala Puskesmas Mentiring bersama staf, serta petugas fogging dari Puskesmas Mentiring. (Wardiman)