Polemik Dana BOS SMAN 3 Rejang Lebong Memanas: Utang Ratusan Juta Nunggak, Dikbud Baru Akan Telusuri

Rejang Lebong, JurnalisBengkulu.com – Tata kelola Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri 3 Rejang Lebong, Kecamatan Curup Utara, kembali menuai sorotan tajam. Sekolah tersebut diduga menunggak utang operasional hingga ratusan juta rupiah kepada toko rekanan sejak tahun 2024. Menanggapi persoalan serius ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu terkesan masih bersikap hati-hati.

 

Kepala Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu, H. Zulhendri, S.Sos., M.Pd., belum mau memberikan tanggapan substantif mengenai dugaan carut-marut pengelolaan keuangan di sekolah tersebut. Ia beralasan perlu memeriksa dan memverifikasi data terlebih dahulu sebelum menyampaikan keterangan resmi.

 

“Saya cek dulu, belum bisa untuk memberikan statemen,” ujar Zulhendri singkat melalui pesan tertulis WhatsApp saat dikonfirmasi wartawan terkait tunggakan utang serta dorongan audit dana BOS di SMAN 3 Rejang Lebong.

 

Jawaban minim tersebut menyisakan tanda tanya publik. Pasalnya, isu tunggakan operasional yang membengkak hingga ratusan juta rupiah ini bukan sekadar masalah internal, melainkan berpotensi mengganggu kelancaran kegiatan belajar mengajar serta merugikan pihak ketiga.

 

Meski demikian, asas praduga tak bersalah tetap harus dijunjung tinggi. Hingga saat ini, dugaan penyimpangan pengelolaan dana BOS maupun kepastian jumlah utang tersebut masih membutuhkan hasil pemeriksaan resmi serta klarifikasi berimbang dari pihak sekolah.

 

Publik kini mendesak langkah konkret dan transparan dari Dikbud Provinsi Bengkulu maupun aparat pengawas internal pemerintah (APIP) untuk membongkar fakta sebenarnya, memastikan kewajiban kepada rekanan dituntaskan, serta menjamin pengelolaan dana BOS berjalan sesuai regulasi.

 

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dikbud Provinsi Bengkulu belum memberikan perkembangan hasil penelusurannya. Upaya konfirmasi lanjutan kepada pihak SMAN 3 Rejang Lebong juga terus dilakukan demi menyajikan informasi yang utuh dan berimbang.

 

Reporter : Hendri Gunawan