Market Day Himpaudi Seluma Jadi Ajang Asah Jiwa Wirausaha Anak Sejak Dini
Seluma, Jurnalisbengkulu.com – Semangat menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak usia dini tampak dalam kegiatan Market Day yang digelar Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Seluma di halaman Kantor Bupati Seluma, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang edukatif bagi anak-anak PAUD untuk belajar langsung melalui praktik sederhana dunia usaha.
Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, yang membuka kegiatan tersebut, menilai Market Day sebagai metode pembelajaran kontekstual yang efektif dalam membentuk karakter anak. Ia menegaskan bahwa pengenalan aktivitas ekonomi sejak dini dapat melatih kemandirian sekaligus membangun pola pikir kreatif.
Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya sekadar ajang bermain, tetapi juga menjadi media pendidikan yang mendorong anak memahami nilai kerja keras, tanggung jawab, dan interaksi sosial. Ia juga mengapresiasi peran Himpaudi dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
Kegiatan yang mengusung tema Anak Hebat Indonesia Kuat ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini. Melalui pendekatan tersebut, anak-anak diajak mengenal nilai kemandirian dan keberanian sejak dini, sejalan dengan semangat emansipasi yang diwariskan R.A. Kartini.
Ketua Himpaudi Kabupaten Seluma, Tamirah, menyampaikan bahwa Market Day dirancang sebagai sarana pembelajaran aktif. Anak-anak dilibatkan langsung dalam proses jual beli sederhana, mulai dari menawarkan produk hingga berinteraksi dengan pembeli.
Hal senada disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Seluma, Mega Ayu Variza Teddy Rahman, yang menilai kegiatan ini mampu mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya stimulasi sejak dini, tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga sosial dan emosional.
Kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai stand yang menampilkan produk hasil kreativitas anak-anak, seperti makanan ringan dan kerajinan tangan.
Antusiasme peserta dan pengunjung terlihat tinggi, mencerminkan dukungan masyarakat terhadap metode pembelajaran yang inovatif dan aplikatif bagi anak usia dini. (M25)






