Pemkab Kaur Raih Lima Penghargaan Harganas 2026, Bukti Komitmen Bangun Keluarga Berkualitas

Pemkab Kaur Raih Lima Penghargaan Harganas 2026, Bukti Komitmen Bangun Keluarga Berkualitas

 

Kaur, Jurnalisbengkulu.com – Pemerintah Kabupaten Kaur kembali menorehkan prestasi membanggakan pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026. Kabupaten Kaur berhasil meraih lima penghargaan dari Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Bengkulu sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan keberhasilan daerah dalam mendukung Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Kaur Gusril Pausi pada kegiatan peringatan Harganas 2026 yang berlangsung di Kantor Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Bengkulu, Kamis (9/7/2026).

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Kaur dalam menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan keluarga, peningkatan kualitas pelayanan keluarga berencana, serta pembangunan kependudukan yang berkelanjutan.

Dari lima penghargaan yang diterima, capaian paling bergengsi adalah Sertifikat Penghargaan atas keberhasilan penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Berkualitas. Kabupaten Kaur tercatat sebagai kabupaten pertama di Indonesia yang menetapkan Peraturan Bupati tentang PJPK Tahun 2025 sebagai landasan strategis pembangunan kependudukan yang terarah dan berkelanjutan.

Selain itu, Kabupaten Kaur juga memperoleh Piagam Penghargaan sebagai Kabupaten dengan Capaian Pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Tertinggi Semester I Tahun 2026 tingkat Provinsi Bengkulu, Kabupaten dengan Capaian Pelayanan KB Tertinggi Semester I Tahun 2026, Kabupaten/Kota dengan Persentase Tertinggi Capaian Pengisian Portal SIDAYA Tahun 2026, serta penghargaan atas komitmen daerah dalam mendukung Program Bangga Kencana dan pembangunan keluarga berkualitas.

Bupati Kaur Gusril Pausi menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kaur, Kemendukbangga/BKKBN, organisasi perangkat daerah, tenaga kesehatan, penyuluh KB, pemerintah desa, serta dukungan masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kaur. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat pembangunan keluarga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membawa Kabupaten Kaur terus berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Gusril Pausi.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan akhir, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan keluarga, pelayanan keluarga berencana, pembangunan kependudukan, serta mempercepat penurunan angka stunting melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Dengan keluarga yang harmonis, peran ayah dan ibu yang saling melengkapi, serta dukungan seluruh elemen masyarakat, kita optimistis mampu melahirkan generasi Kabupaten Kaur yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Peringatan Harganas Tahun 2026 mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, yang menekankan pentingnya keterlibatan aktif seorang ayah dalam pengasuhan anak dan pembangunan keluarga berkualitas.

Rangkaian kegiatan Harganas di Provinsi Bengkulu diikuti sekitar 600 peserta dan diisi dengan jalan sehat, flash mob Forum Generasi Berencana (GenRe), bazar Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), sosialisasi peran ayah dalam keluarga, pemeriksaan kesehatan gratis bersama Dinas Kesehatan, hingga kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI.

Melalui berbagai penghargaan yang diraih tersebut, Pemerintah Kabupaten Kaur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan dan program yang berorientasi pada peningkatan kualitas keluarga sebagai pondasi pembangunan daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. (ADV)