Bengkulu, jurnalisbengkulu.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Muhammad Abdu, S.Pd.I.,MM mengatakan perlu untuk menjaga kedamaian pada pemilu 2024 mendatang dengan tidak menjadikan rumah ibadah sebagai tempat berpolitik praktis.
“Biasanya yang rawan itu rumah ibadah, kita jaga agar tidak ada yang menggunakan rumah ibadah sebagai tempat berpolitik praktis, saya harap media menyampaikan ini,” ucapnya.
Hal ini disampaikannya usai acara Media Gathering Ngobrol Program Inovatif (NGOPI) Kolaborasi dalam membangun soliditas Media Massa untuk mendukung 7 Program Prioritas Kemenag Provinsi Bengkulu di Grage Hotel, Kamis (23/11/2023) yang dihadiri beberapa pimpinan media TV, Cetak dan Media Online di Provinsi Bengkulu.
Pada kesempatan ini, Dr. H. Muhammad Abdu, S.Pd.I.,MM selain menjelaskan 7 Program Prioritas Kemenag Provinsi Bengkulu, Ia juga menjelaskan pentingnya peran media massa pada pembangunan Provinsi Bengkulu.
“Pada pembangunan di negeri ini peran Media Massa sangat luar biasa dan sangat menentukan, mau diarahkan kemana Provinsi Bengkulu ini, peran itu ada di tangan Media Massa,” ucap Dr. H. Muhammad Abdu, S.Pd.I.,MM.
Ia juga berpesan agar Media Massa menjaga keseimbangan pada pemberitaan antara berita yang positif dan negatif.
“Perlu dijaga keseimbangan antara berita positif dengan berita negatif, tanpa keseimbangan maka kita akan hanyut dalam sebuah pengarahan pencitraan publik ke dalam sebuah cerita negatif,” imbuhnya.
Untuk diketahui, 7 Program Prioritas Kemenag Provinsi Bengkulu, yakni penguatan moderasi beragama, transformasi digital, revitalisasi KUA, kemandirian pesantren, Cyber Islamic University, Religiosity Index, dan tahun kerukunan umat beragama.(**)








