Belungguk Point: Potret Suram Dibalik Kilau Proyek Prestisius

Bengkulu, jurnalisbengkulu.com – Belungguk Point, proyek yang diresmikan Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, pada 27 Desember 2025 lalu, kini tengah menjadi pusat perhatian publik. Dalam rentang waktu tiga bulan sejak hari peresmian, sejumlah peristiwa yang mengguncang masyarakat Bengkulu muncul di lokasi tersebut.

Baru-baru ini, terjadi kericuhan antara petugas parkir dan pengendara, yang dipicu oleh tingginya tarif parkir yang mencapai Rp15 ribu. Selain itu, sekelompok pemuda kedapatan menjadikan Belungguk Point sebagai tempat mengonsumsi minuman keras (miras). Selanjutnya, seorang pedagang kurma mengaku dikeroyok di Belungguk Point lantaran menolak permintaan uang sewa tenda dari sekelompok orang.

“Tempat belungguk mabuk,” tulis salah satu akun sebagai komentar pada sebuah video yang diunggah di media sosial, saat sekelompok remaja kedapatan Satpol PP menenggak minuman keras pada 21 Februari 2026 lalu.

Dalam kolom komentar pada postingan yang sama, warganet juga mengkritisi kabel fiber optik serta kabel listrik PLN yang terlihat tidak tertata rapi dan berserakan di sepanjang Belungguk Point. Mereka mendesak Pemerintah Kota untuk segera merapikan kabel-kabel tersebut demi keamanan dan keindahan.

“Kabel optik wifi dan PLN yang berserakan di atas tuh lebih dirapikan juga,” tulis seorang warganet.

Belungguk Point sebelumnya telah memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat. Proyek yang disebut-sebut menghabiskan anggaran hingga Rp10,5 miliar ini menjadi perbincangan hangat di media sosial dan menuai beragam penilaian dari masyarakat Bengkulu.

Selain berfungsi sebagai ikon estetika Kota Bengkulu, masyarakat tentu berharap agar Belungguk Point dapat menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan layak untuk dikunjungi publik. Seperti yang disampaikan Walikota Dedy Wahyudi, Belungguk Point merupakan ruang bersantai bagi masyarakat.

“Kami ingin warga merasa memiliki kotanya. Belungguk Point adalah tempat di mana pejabat, mahasiswa, seniman, hingga tukang ojek duduk di kursi menikmati udara sore yang sama,” ujar Dedy Wahyudi, dikutip dari Media Center Kota Bengkulu.

Sebagai informasi, dalam satu tahun kepemimpinan Dedy Wahyudi – Ronny Tobing, Belungguk Point menjadi proyek yang dibanggakan Pemerintah Kota Bengkulu, selain mengkritisi ada juga masyarakat yang memuji proyek tersebut sebagai bagian dari wajah baru di Kota Bengkulu.

Sumber: Tribun Bengkulu, BETVdiswey, Medsos