Maut di Kebun Pepaya: 14 Adegan Rekonstruksi Bongkar Teka-teki Kematian Gita!

Maut di Kebun Pepaya: 14 Adegan Rekonstruksi Bongkar Teka-teki Kematian Gita!

 

 

Kepahiang, Jurnalisbengkulu.com – Tabir gelap yang menyelimuti kematian tragis Gita Fitri Ramadani (25) perlahan terkoyak. Di bawah pengawalan ketat 89 personel bersenjata, Polres Kepahiang menyeret tersangka MK (57) kembali ke “teater maut” di perkebunan pepaya dan alpukat Desa Talang Sawah, Senin (30/3).

Bukan sekadar formalitas, 14 adegan yang diperagakan menjadi saksi bisu bagaimana nyawa seorang wanita muda melayang di balik rimbunnya perkebunan Bermani Ilir.

Pelarian yang Berujung Maut

Rekonstruksi mengungkap fakta mencekam. Segalanya bermula pada malam jahanam, Selasa 3 Februari 2026. Gita, yang awalnya mendatangi pondok tersangka, mendadak dirundung horor saat sebuah sepeda motor mendekat. Kepanikan yang pecah di adegan kelima menjadi awal dari akhir hidupnya.

Mencoba menyelamatkan diri ke kegelapan arah belakang kebun, langkah Gita justru terhenti oleh jerat babi yang tersembunyi. Kabel maut itu melilit tubuhnya, mengubah pelarian menjadi jebakan mematikan.

“Kami tidak menutup-nutupi satu inci pun fakta di lapangan. Rekonstruksi ini adalah transparansi absolut untuk membungkam spekulasi liar yang beredar,” tegas Kapolres Kepahiang, AKBP Yuriko Fernanda, di tengah lokasi kejadian.

Drama di Bawah Remang Pondok

Saksi-saksi kunci, termasuk dua Kepala Desa yang hadir, menyaksikan bagaimana tersangka MK dan tiga saksi lain berusaha melepaskan lilitan kabel menggunakan kayu dan parang. Namun, maut lebih cepat menjemput. Pada adegan kesembilan, MK mengakui tubuh Gita sudah kaku tak bernapas saat ia mencoba menggerakkannya.

“Kami berempat mencoba mengangkatnya, bahkan sempat terjatuh beberapa kali,” aku MK dingin di depan penyidik.

Penyidikan Tanpa Celah

Langkah taktis ini diambil Polres Kepahiang sebagai jawaban atas petunjuk P19 dari Kejaksaan. Kepolisian kini bergerak cepat mengunci berkas penyidikan agar tersangka tak lagi punya celah untuk mengelak.

Catatan Jurnalis:

Rekonstruksi ini bukan sekadar simulasi, melainkan pembuktian fakta bahwa di balik ketenangan perkebunan Talang Sawah, ada nyawa yang terenggut secara brutal oleh kelalaian dan situasi mencekam. Kini, bola panas ada di tangan Kejaksaan untuk memastikan keadilan bagi Gita tidak ikut terkubur bersama jasadnya.

 

Reporter : Hendri Gunawan