Posyandu Kehidupan, Upaya Pemdes Batu Panco Tingkatkan Kesehatan Warga

Posyandu Kehidupan, Upaya Pemdes Batu Panco Tingkatkan Kesehatan Warga

 

Bengkulu Selatan, Jurnalisbengkulu.com – Pemerintah Desa Batu Panco, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, melaksanakan kegiatan Posyandu Kehidupan sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di semua kelompok usia.

Berbeda dengan pola pelayanan sebelumnya yang dilakukan secara terpisah, Posyandu Kehidupan kini mencakup seluruh siklus hidup, mulai dari balita, remaja, usia produktif hingga lansia. Pelayanan dilakukan melalui lima langkah, yakni pendaftaran, penimbangan atau pengukuran, pencatatan, penyuluhan, dan pelayanan kesehatan.

Kepala Desa Batu Panco, Junaidi, mengatakan Posyandu Kehidupan memudahkan pemerintah desa dalam mendeteksi berbagai permasalahan kesehatan yang dialami masyarakat sejak dini. Dengan demikian, langkah pencegahan maupun pemulihan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif.

“Melalui Posyandu Kehidupan, kondisi kesehatan masyarakat dapat dipantau lebih awal sehingga pencegahan dan penanganan masalah kesehatan bisa dilakukan dengan tepat,” ujar Junaidi di kantor desa.

Menurutnya, tujuan utama Posyandu Kehidupan adalah mendekatkan pelayanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan lansia. Selain itu, program ini juga bertujuan meningkatkan peran serta masyarakat dalam memantau tumbuh kembang anak, status gizi, serta imunisasi guna menekan angka kematian ibu dan anak.

Junaidi menambahkan, Posyandu Kehidupan juga menjadi salah satu langkah penting dalam pencegahan stunting. Dengan pemantauan kesehatan sejak masa kehamilan, berbagai risiko gangguan pertumbuhan anak dapat diantisipasi lebih dini.

Kegiatan posyandu tersebut meliputi pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), pemantauan tumbuh kembang balita melalui penimbangan rutin, pemberian imunisasi, serta pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil dan ibu menyusui.

Selain itu, program ini juga mendorong perbaikan gizi masyarakat melalui penyuluhan gizi seimbang dan pemberian makanan tambahan guna mencegah stunting dan kasus kurang gizi.

“Pemerintah desa berharap Posyandu Kehidupan dapat menciptakan masyarakat yang sehat dan kuat, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, remaja hingga lansia. Untuk mewujudkan hal tersebut, kami bekerja sama dengan pihak puskesmas dan Balai KB,” kata Junaidi.

Ke depan, Posyandu Kehidupan diharapkan tidak hanya menjadi pusat pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga berperan sebagai pusat layanan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang strategis di tingkat desa.

 

Reporter: Said Hendra