Truk Kopi 20 Ton Rem Blong Hantam Rumah dan Dua Pejalan Kaki Di Sindang Kelingi
Rejang Lebong, Jurnalisbengkulu.com – Bencana lalu lintas melanda Jalan Lintas Curup–Lubuk Linggau. Sebuah truk fuso bermuatan biji kopi kering seberat 20 ton mengalami rem blong hingga hilang kendali (out of control) dan menghantam rumah warga di Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, pada Kamis malam (13/8/2026), sekira pukul 20.00 WIB.
Insiden yang terjadi di jalur nasional tersebut tak hanya merusak parah teras dan warung warga, namun juga mengakibatkan dua orang pejalan kaki dilarikan ke rumah sakit usai tersenggol hempasan kendaraan besar tersebut. Kerugian material ditaksir mencapai Rp100 juta.
Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak kepolisian, peristiwa bermula saat truk Hino berwarna hijau dengan nomor polisi BE 8915 AMO yang dikemudikan oleh A. Sanusi (56) bersama penumpangnya, Wahyuda Anugrah (21), tengah melaju dari arah Curup menuju Lubuk Linggau.
Saat melintasi jalan lurus menurun menjelang tikungan di Desa Cahaya Negeri, sistem pengereman kendaraan mendadak tidak berfungsi (rem blong). Dalam kondisi panik dan arus lalu lintas malam yang ramai lancar, sang pengemudi berupaya menyelamatkan situasi dengan membanting setir ke arah kiri jalan.
Untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan, sopir membanting kemudi ke kiri menabrak bahu jalan. Namun, laju truk yang membawa muatan 20 ton biji kopi tak langsung berhenti hingga akhirnya menyeduduk bagian depan rumah warga.
Truk berukuran besar tersebut baru terhenti setelah merusak berat teras dan bangunan warung milik Fatmawati (39). Naas, saat benturan terjadi, terdapat dua orang pejalan kaki yang berada di area depan rumah tersebut.
Keduanya diketahui bernama Hasana (58) dan Zubaida (30), warga Desa Kepala Curup, Kecamatan Binduriang. Akibat kejadian tersebut, Hasana mengalami luka lecet pada kaki kanan, kedua tangan, leher, serta kening. Sementara Zubaida mengalami luka lebam di bagian kepala belakang.
Warga setempat yang panik mendengar dentuman keras langsung berhamburan ke lokasi dan segera melarikan kedua korban ke RS Ar Bunda Lubuk Linggau guna mendapatkan perawatan medis intensif. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pengemudi dan penumpang truk dinyatakan dalam kondisi sehat tanpa luka berarti.
Sesaat setelah menerima laporan, personel Satlantas Polres Rejang Lebong langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi serta barang bukti satu unit truk Hino, membantu evakuasi dan pendataan para korban, mengumpulkan keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian, serta melengkapi administrasi penyidikan lalu lintas (LP/A/ /VIII/2026/SPKT.LANTAS/RESOR REJANG LEBONG).
Reporter : Hendri Gunawan








