Banjir Terus Berulang di Lebong, Warga Kecewa Penanganan Dinilai Tidak Serius
Lebong, Jurnalisbengkulu.com – Banjir akibat meluapnya Sungai Ketahun kembali merendam permukiman warga di Kabupaten Lebong. Puluhan rumah terdampak dengan ketinggian air mencapai paha hingga dada orang dewasa. Kondisi yang terus terjadi setiap tahun membuat masyarakat semakin kecewa terhadap upaya penanganan yang dianggap belum memberikan hasil nyata.
Sejumlah wilayah di Kecamatan Uram Jaya dan Tapus kembali menjadi daerah paling terdampak. Warga mengaku selalu dihantui rasa cemas setiap kali hujan deras turun karena banjir dapat datang sewaktu-waktu.
Masyarakat menilai pemerintah daerah belum menunjukkan langkah konkret dalam mengatasi persoalan banjir yang terus berulang. Berbagai rencana penanganan yang pernah disampaikan disebut hanya sebatas pendataan dan survei tanpa tindak lanjut yang jelas.
Kerusakan beronjong di sepanjang aliran Sungai Ketahun juga menjadi perhatian warga. Infrastruktur penahan tebing yang semestinya melindungi permukiman justru banyak yang rusak dan belum diperbaiki, sehingga abrasi sungai semakin parah.
Akibat derasnya arus, bagian belakang sejumlah rumah warga mengalami kerusakan serius. Bahkan beberapa dapur dilaporkan hanyut terbawa banjir.
Neti Suwanti (45), warga Desa Ujung Tanjung, mengatakan dirinya sudah lelah menunggu realisasi penanganan dari pemerintah. Menurutnya, setiap tahun hanya ada kunjungan dan survei tanpa adanya pembangunan nyata.
“Setiap tahun hanya datang melihat kondisi, tetapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata. Kami terus mengalami kerugian,” ungkapnya.
Karena khawatir rumahnya semakin rusak, Neti bersama keluarganya terpaksa melakukan perbaikan secara mandiri dengan memperkuat bagian belakang rumah menggunakan semen.
Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan serius dan menghadirkan solusi permanen untuk mengatasi banjir di wilayah tersebut. Mereka khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan, kerusakan akan semakin besar dan keselamatan masyarakat bisa terancam. (Na)






