Bukan Sekadar Razia, Polisi “Serbu” SDN 11 Rejang Lebong: Larang Bocil Bawa Motor!

Bukan Sekadar Razia, Polisi “Serbu” SDN 11 Rejang Lebong: Larang Bocil Bawa Motor!

 

Rejang Lebong, Jurnalisbengkulu.com -Pemandangan berbeda terlihat di halaman SD Negeri 11 Kabupaten Rejang Lebong pada Kamis pagi (23/4/2026). Sejumlah personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Rejang Lebong tampak “mengepung” sekolah tersebut. Namun, kehadiran mereka bukan untuk melakukan penindakan hukum, melainkan dalam misi edukasi bertajuk “Police Goes to School”.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Aiptu Evti Himeati bersama Brigpol Indah Aulia dan Bripda M. Ilham. Di hadapan ratusan siswa, para personel kepolisian ini memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya sejak usia dini.

Salah satu poin krusial yang ditekankan dalam sosialisasi ini adalah larangan keras bagi pelajar sekolah dasar untuk mengendarai sepeda motor. Hal ini dipicu oleh tren kecelakaan lalu lintas di wilayah Rejang Lebong yang masih didominasi oleh usia produktif dan anak di bawah umur.

“Kami tegaskan kepada adik-adik agar tidak sekali-kali membawa motor sendiri, baik ke sekolah maupun di rumah. Selain belum cukup umur, mereka belum memiliki SIM dan secara psikis belum siap menghadapi risiko di jalan raya,” ujar tim pelaksana di lapangan.

Tak hanya soal larangan, suasana belajar pun dibuat ceria saat polisi mulai mengenalkan berbagai jenis rambu lalu lintas. Para siswa diajarkan untuk memahami arti warna dan lambang di jalan agar mereka lebih waspada saat berangkat maupun pulang sekolah.

Satlantas juga menitipkan pesan penting bagi para orang tua. Polisi mengingatkan agar siswa yang diantar menggunakan sepeda motor wajib menggunakan Helm standar SNI, baik bagi pengendara maupun anak yang dibonceng.

Kasat Lantas Polres Rejang Lebong melalui laporannya kepada Dirlantas Polda Bengkulu menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari transformasi Polri yang PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

“Tujuan utama kami adalah menekan angka kecelakaan di usia sekolah. Kami ingin anak-anak kita selamat sampai tujuan dan pulang dengan aman ke rumah,” tutup laporan tersebut.

Kegiatan berakhir dengan tertib dan penuh antusias dari para guru serta murid. Harapannya, edukasi ini menjadi fondasi kuat bagi lahirnya generasi tertib lalu lintas di masa depan.

 

Sumber: Humas Polres Rejang Lebong

Reporter : Hendri Gunawan