Jelang POPDA, Pemprov Bengkulu Prioritaskan Rehabilitasi Stadion Sawah Lebar
Bengkulu, Jurnalisbengkulu.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai memprioritaskan rehabilitasi Stadion Sawah Lebar sebagai langkah persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA). Perbaikan fasilitas olahraga tersebut dinilai penting untuk menunjang pembinaan atlet pelajar sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat yang rutin memanfaatkan stadion.
Pembahasan rehabilitasi Stadion Sawah Lebar dilakukan dalam rapat tertutup di ruang kerja Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Senin (18/5). Rapat dihadiri Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu Nopri Walihan, Ketua KONI Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain, Kepala BKAD Tommy Irawan, serta perwakilan Dinas PUPR.
Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan Stadion Sawah Lebar menjadi salah satu fasilitas olahraga dengan tingkat penggunaan tertinggi di Kota Bengkulu. Selain menjadi pusat aktivitas olahraga masyarakat, stadion tersebut juga menjadi lokasi latihan bagi atlet muda.
Menurut Herwan, pemerintah daerah telah meminta Dinas PUPR segera menyusun langkah rehabilitasi dengan menyesuaikan kebutuhan prioritas di lapangan. Koordinasi juga dilakukan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga agar proses perbaikan tepat sasaran.
“Stadion Sawah Lebar menjadi prioritas karena aktivitas olahraga di sana sangat tinggi dan banyak dimanfaatkan masyarakat, khususnya anak muda,” kata Herwan.
Ia menegaskan rehabilitasi akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah dan dilaksanakan melalui mekanisme yang berlaku. Pemprov menargetkan pengerjaan dapat dimulai tahun ini sehingga stadion siap digunakan sebelum pelaksanaan POPDA.
Selain fokus pada Stadion Sawah Lebar, Pemprov Bengkulu juga menyoroti sejumlah fasilitas olahraga lain yang membutuhkan perhatian. Beberapa di antaranya ialah pembangunan GOR voli dan GOR bulu tangkis yang belum rampung serta sarana olahraga lain yang memerlukan perawatan rutin.
Pemprov telah meminta Dinas Pemuda dan Olahraga mendata seluruh fasilitas olahraga yang membutuhkan rehabilitasi untuk dimasukkan dalam program pembangunan daerah berikutnya.
“Kami ingin seluruh fasilitas olahraga yang digunakan masyarakat tetap terawat dan mendukung pembinaan atlet di Bengkulu,” tutup Herwan. (Rls)











