Jembatan Kawanua Ambruk, Sinergitas TNI – Polri Bersama Warga Bangun Jembatan Darurat

TEHORU, jurnalisbengkulu.com – Kepolisian Sektor Tehoru, Koramil 1502-03 Tehoru bersama warga masyarakat sekitar serta pihak Perusahaan yang berada dilingkungan Kawanua secara bersama-sama atau bahu-membahu membangun jembatan ambruk tersebut atau sementara yang terbuat dari batang pohon kelapa, pada Kamis (23/5/2024) sore.

Hadir dalam giat tersebut, diantaranya Danramil 1502-03 Tehoru Kapten Kav Bangkit Prasetiyo dan personil, Kapolsek Tehoru Iptu A. Kolauw, S.Sos, Wakapolsek Tehoru Ipda N. Djumiati, pihak PPK Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kementerian PUPR, Pimpinan Perusahaan 3 Ikan Hasan Basri dan warga masyarakat sekitar, serta Unsur Terkait.

Terhadap pembuatan jembatan itu, personil Polsek Tehoru, personil Koramil 1502-03 Tehoru bersama warga masyarakat serta pihak PPK Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kementerian PUPR bekerja keras dalam bagaimana cara agar jembatan tersebut bisa dicarikan solusinya, alhasil dari sore hari hingga malam hari secara bersama-sama, personil dan warga masyarakat mengantisipasi akses tersebut agar bisa kembali normal.

Adapun penyampaian pihak PPK Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kementerian PUPR, yaitu bahwa oprit penghubung jembatan Kawanua akan diusahakan perbaikannya dengan menggunakan batang pohon kelapa untuk sementara sehingga bisa dilalui pengendera R2 dan R4.

Kemudian untuk pekerjaan penimbunan pada oprit penghubung jembatan Kawanua akan dilakukan pada esok hari Jumat (24/5/2024) mengingat kondisi sudah larut malam.

Selama giat berlangsung dilakukan pengamanan oleh Pers Polsek Tehoru dan Pers Koramil 1502-03 Tehoru.

Dalam giat tersebut, Kapolsek Tehoru Iptu Anton Kolauw, S.Sos disela-sela kegiatan pembuatan jembatan itu mengatakan keberadaan jembatan ini sangat penting karena merupakan akses utama yang menghubungkan beberapa Desa, Kecamatan dan Kabupaten.

“Jembatan ini terbuat dari batang kelapa dan hanya bersifat sementara sebelum jembatan yang permanen dibuat oleh Dinas Terkait,” katanya.

Dalam pengerjaannya, berharap dengan selesainya pembuatan jembatan itu aktifitas masyarakat berjalan normal.

“Alhamdulillah, untuk sementara akses jembatan darurat sudah bisa digunakan oleh pengguna jalan, baik R2, R4 dan Pejalan Kaki dalam beraktifitas, terutama kegiatan sehari-hari keluar masuk Desa atau Kota,” pungkas Kapolsek.  **(Humas Polsek Tehoru)