Gompyong Kabupaten Semarang,– Semangat kebersamaan dan kerja keras terus ditunjukkan masyarakat bersama personel TNI dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun 2026. Melalui pemanfaatan kayu bakar yang dikumpulkan dari sisa pemotongan, pembersihan lahan dan lingkungan,
Kayu bakar yang sebelumnya dianggap tidak bernilai kini memiliki manfaat ekonomi. Selain dimanfaatkan sebagai bahan bakar rumah tangga, kayu tersebut juga dapat dijual sehingga memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus mendukung upaya menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lokasi TMMD. Selasa (28/07/2026).
Komandan Kodim 0714/Salatiga selaku Dansatgas TMMD Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho,.S.I.P,.M.M, menyampaikan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang ada demi meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Melalui kegiatan sederhana seperti mengumpulkan dan memanfaatkan kayu bakar, masyarakat diajak membangun budaya kerja keras, mengurangi pemborosan, serta menciptakan nilai ekonomi dari sumber daya yang tersedia,” ujarnya.
Sementara itu, warga mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain membantu mempercepat penyelesaian sasaran fisik TMMD, hasil penjualan kayu bakar dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun ditabung sebagai bekal masa depan.
Program TMMD terus menjadi wadah sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa. Melalui semangat gotong royong dan kreativitas memanfaatkan potensi lokal, diharapkan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat serta terwujud desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.











