Lebong, jurnalisbengkulu.com – Warga Desa Sukabumi, Kecamatan Lebong Sakti, Kabupaten Lebong, dikejutkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia (lansia) yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Senin (5/10/2026) sore.
Korban diketahui bernama Aswati Ningsih binti Abdul Samad (80). Korban ditemukan sekitar pukul 15.50 WIB setelah beberapa hari tidak terlihat oleh warga maupun keluarganya.
Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani, S.I.K. melalui Kapolsek Lebong Tengah IPDA Andi Sujarmoko, S.H., mengatakan, penemuan tersebut bermula ketika keponakan korban, Urip Suharjo (69), merasa curiga karena korban sudah beberapa hari tidak terlihat.
Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pada Rabu (30/9/2026). Saat itu, Urip datang mengantarkan makanan yang memang diminta korban. Korban sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya yang kurang sehat dan mengalami demam.
Setelah itu, korban tidak lagi terlihat selama beberapa hari. Karena merasa khawatir, saksi bersama warga kemudian mendatangi rumah korban yang dalam keadaan terkunci.
Warga kemudian membuka pintu belakang rumah dan masuk ke dalam. Saat itulah korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan warga, korban selama ini tinggal seorang diri. Korban diketahui memiliki lima orang anak yang berada di beberapa wilayah, yakni satu orang di Semelako 1, dua orang di Kabupaten Rejang Lebong, dan dua orang lainnya di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Petugas kepolisian yang mendatangi lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun kejanggalan pada kondisi korban.
“Tim Inafis Polres Lebong telah melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Jenazah diperkirakan sudah meninggal sekitar lima hari,” jelasnya.
Pihak keluarga menolak korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah seorang keponakan korban, Hamdani, juga telah menandatangani surat penolakan terhadap pelaksanaan visum et repertum.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat tekanan darah tinggi serta kondisi kesehatan mental yang sebelumnya telah dialami korban.
Korban juga dikenal sebagai pribadi yang cenderung tertutup dan jarang berbaur dengan masyarakat sekitar. Berdasarkan keterangan saksi, korban terkadang memilih untuk tidak menerima kunjungan keluarga dan tidak membukakan pintu ketika anak-anaknya datang.
Personel Piket Siaga Polres Lebong yang dipimpin Pamapta I Ipda Ein Hernawan, dibantu personel Polsek Lebong Tengah yang dipimpin Kapolsek IPDA Andi Sujarmoko, S.H., mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Setelah proses pemeriksaan selesai, pihak keluarga mempersiapkan jenazah korban untuk disemayamkan dan dimakamkan.
Reporter : NA








