Meriahkan Hut Ri Ke-81, Warga Sindang Jaya Di Rejang Lebong Gelar Pesta Kostum ‘Jadulan’

Rejang Lebong, jurnalisbengkulu.com – Ratusan warga di Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, menggelar acara “jadulan” yang meriah pada Kamis malam, 20 Agustus 2026. Mengenakan kostum khas era 70-an, 80-an, dan 90-an, warga antusias memadati lokasi acara dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Acara yang berlangsung semarak ini tidak hanya menyuguhkan hiburan semata, namun juga menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Keriuhan sudah terasa sejak sore hari, ketika warga dari berbagai usia sibuk bersolek dengan pakaian-pakaian kuno, lengkap dengan aksesori dan gaya rambut yang ikonik.

Kepala Desa Sindang Jaya, Andri Sujarno, yang juga akrab disapa Andri Jendro, menyambut positif inisiatif warga tersebut. Ia mengapresiasi semangat kebersamaan dan kreativitas yang ditunjukkan oleh masyarakatnya.

“Alhamdulillah, antusiasme warga sangat luar biasa. Ini adalah cara kami untuk tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga menjalin silaturahmi dengan cara yang unik dan berbeda. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga,” ujar Andri Jendro saat dihubungi.

Tidak hanya dikenal dengan kehangatan warganya, Desa Sindang Jaya yang berada di ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut (mdpl) memang memiliki potensi alam yang luar biasa. Wilayah ini dinilai sangat ideal untuk pengembangan dan budidaya kopi arabika, yang menjadi salah satu komoditas unggulan desa.

Selain potensi kopinya, Desa Sindang Jaya bersama Desa Sindang Jati juga telah diakui sebagai Kampung Moderasi Beragama di Kabupaten Rejang Lebong. Keduanya menjadi teladan dalam kerukunan antarumat beragama, di mana warga dari berbagai latar belakang keyakinan hidup berdampingan secara harmonis.

Keberhasilan acara ini juga dirasakan oleh warga. Veris (50), salah seorang tokoh pemuda setempat, memberikan pandangannya.

“Ini acara yang sangat positif. Selain seru dengan kostum-kostum unik, acara ini juga mengingatkan kami generasi muda akan pentingnya melestarikan budaya dan sejarah. Kami jadi semakin bangga menjadi warga Sindang Jaya yang guyub rukun,” kata Bayu.

Pesta “jadulan” ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, namun juga mempertegas identitas Desa Sindang Jaya sebagai desa yang kaya akan potensi alam, budaya, dan kerukunan. Diharapkan semangat ini akan terus menginspirasi generasi mendatang untuk menjaga dan mengembangkan desa tercinta.

Reporter: Hendri Gunawan