Kabupaten Semarang – Kodim 0714/Salatiga kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau dengan mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Kamis.
Bantuan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air akibat kemarau berkepanjangan yang menyebabkan sejumlah sumber mata air dan sumur warga mengalami penurunan debit.
Pendistribusian air bersih dilakukan menggunakan armada tangki milik Kodim 0714/Salatiga dan disambut antusias warga yang telah menyiapkan jeriken, ember, serta tandon penampungan di titik distribusi.
Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi, sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Negara di tengah masyarakat dalam mengatasi kesulitan yang dihadapi warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kodim 0714/Salatiga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi kekeringan dan menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah-wilayah yang membutuhkan.
Warga Dusun Jagir mengaku sangat terbantu dengan bantuan tersebut. Selama musim kemarau, mereka harus menghemat penggunaan air karena pasokan dari sumber air di wilayah setempat terus berkurang.
Dusun Jagir merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Semarang yang setiap musim kemarau kerap mengalami krisis air bersih sehingga bergantung pada bantuan distribusi air dari berbagai pihak. Kondisi tersebut juga mendorong upaya pencarian sumber air melalui rencana pembangunan sumur bor di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan sosial ini, Kodim 0714/Salatiga berharap dapat membantu menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat hingga kondisi kembali normal, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau.








