Pesan Harian UJH : Cacing Kepanasan

Pemilu dan pilpres memang sudah selesai tetapi perhitungan suara masih terus berjalan. Quick qount sudah mengumumkan hasil. KPU merekap sementara dari lapangan data asli terus di kumpulkan dengan berpedoman pada hasil nyata sesuai form C1. Sudah mulai ada berita petugas KPPS yang jatuh sakit dan dilarikan ke rumah sakit bahkan sudah ada yang meninggal tentu karena ajal. Para saksi masing-masing capres terus bekerja sebagai ujung tombak nyaris tanpa istirahat.

Yang aneh adalah penonton sosial media. Banyak bagai cacing kepanasan. Ada yang terlalu gembira sehingga sombong dan sesumbar kepada sesama. Ada yang menangis histeris. Padahal mereka semua bukan tim sukses, bukan pula dari partai pengusung.

Berlakulah yang wajar dan sewajarnya. Malu kadang baca status sampai meng anjing, mem babi kan pihak yang berseberangan dengan dirinya. Tak perlu memuji berlebihan seolah-olah dirinya yang menjadi kandidat. Mengapa? Sayangi jiwa kita. Salah satu gangguan kejiwaan yang banyak tidak kita sadari adalah berbicara kasar pada orang yang berseberangan padahal sama-sama pengguna sosial media. Akibatnya dosa makin bertambah, jiwa makin lelah, pulsa dan kuota habis tak berguna. Al Hujarat 11
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.” (QS. Al Hujurat: 11)

Pagar Dewa, 18022024
Salam Ujh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *