BENGKULU, JurnalisBengkulu.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY, menemui masyarakat nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pulau Baai, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Rabu (28/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi nelayan untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan yang mereka hadapi, termasuk dampak cuaca buruk dan gelombang tinggi yang menyebabkan aktivitas melaut terganggu.
Dalam kegiatan itu, Kapolda Bengkulu didampingi sejumlah pejabat Polda Bengkulu, di antaranya Dirreskrimum dan Dirlantas Polda Bengkulu. Hadir pula Ketua UPTD Pelabuhan Perikanan Pantai Pulau Baai, Kapolsek KSKP Pulau Baai, serta masyarakat nelayan setempat.
Kapolda Bengkulu mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan keluhan maupun kendala kepada kepolisian. Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat diperlukan untuk mengetahui persoalan di lapangan sekaligus mencari solusi bersama.
Salah satu persoalan yang disampaikan nelayan berkaitan dengan kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi. Situasi tersebut membuat nelayan tidak dapat melaut dalam waktu cukup lama sehingga berdampak pada hasil tangkapan dan pendapatan keluarga.
Menanggapi kondisi tersebut, Yudhi mengingatkan nelayan agar tidak memaksakan diri melaut ketika cuaca tidak memungkinkan. Ia menegaskan bahwa keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas di laut.
Selain itu, Polda Bengkulu menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan UPTD Pelabuhan Pulau Baai dan instansi terkait dalam membantu nelayan menghadapi kondisi tersebut.
Salah satu upaya yang akan didorong adalah pelatihan keterampilan yang dapat menjadi alternatif mata pencaharian sementara bagi nelayan selama cuaca belum memungkinkan untuk melaut.
Melalui pertemuan ini, kepolisian berharap komunikasi dengan masyarakat semakin terbuka, aspirasi nelayan dapat ditindaklanjuti, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan Pulau Baai tetap aman dan kondusif.








