Rumah Warga di Semelako Atas Terbakar Dini Hari, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

Ket. Foto : Api membumbung tinggi melahap rumah warga di desa Semelako, Minggu dini hari (16/8/2026).

Lebong, jurnalisbengkulu.com – Dini hari yang seharusnya menjadi waktu bagi warga untuk beristirahat berubah menjadi kepanikan setelah kobaran api melalap sebuah rumah warga di Desa Semelako Atas, Kecamatan Lebong Tengah, Kabupaten Lebong, Minggu (16/8/2026).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Api dengan cepat membesar hingga mengundang perhatian warga sekitar. Personel Bhabinkamtibmas Polsek Lebong Tengah bersama masyarakat dan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lebong kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Di tengah suasana dini hari, petugas bersama warga berjibaku mengendalikan kobaran api. Setelah sekitar dua jam dilakukan upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.30 WIB.

Kapolsek Lebong Tengah IPDA Erwin Sinaga, S.Sos., mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan informasi sementara yang diterima pihak kepolisian, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.30 WIB. Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga akibat korsleting listrik,” ujar IPDA Erwin Sinaga.

Ironisnya, pemilik rumah, Deping (53), sedang tidak berada di kediamannya ketika kebakaran terjadi. Petani tersebut diketahui sedang menginap di rumah anaknya yang berada di Desa Danau Liang, Kecamatan Lebong Tengah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian materiel yang diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Informasi mengenai kejadian tersebut turut diperkuat oleh saksi di lokasi, Domer Andiko (35), warga Desa Semelako Atas yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta.

Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, personel kepolisian bersama tim Damkar dan warga masih melakukan penanganan di lokasi. Pemeriksaan dan pemantauan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala dan memicu kebakaran susulan.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik di rumah. Korsleting dapat terjadi tanpa diduga dan berpotensi menimbulkan kebakaran, terlebih ketika terjadi pada saat penghuni rumah sedang tertidur atau tidak berada di tempat.

IPDA Erwin Sinaga mengimbau masyarakat untuk secara berkala memeriksa kondisi instalasi listrik serta menghindari penggunaan sambungan listrik yang tidak memenuhi standar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik dan tidak menggunakan sambungan listrik yang berpotensi menimbulkan korsleting. Langkah pencegahan penting dilakukan untuk menghindari terjadinya kebakaran,” pungkasnya.

Reporter: Novri Ardiansyah