Tiga Kelurahan di Bengkulu Didorong Jadi Percontohan Nasional Lewat Program Cinta Statistik
Kota Bengkulu, Jurnalisbengkulu.com – Pemerintah Kota Bengkulu mulai memfokuskan penguatan kualitas data dari level kelurahan sebagai strategi mendukung pembangunan berbasis statistik. Hal ini ditandai dengan sosialisasi Program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) Tahun 2026 yang mengangkat isu integrasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Kegiatan yang digelar bersama Badan Pusat Statistik tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, serta dihadiri jajaran pejabat daerah, camat, dan lurah.
Berbeda dari tahun sebelumnya, pendekatan tahun ini menitikberatkan pada pembinaan intensif terhadap tiga kelurahan yang diproyeksikan menjadi model percontohan, yakni Kelurahan Rawa Makmur, Malabero, dan Jalan Gedang. Ketiganya akan mengikuti proses penilaian selama empat bulan dengan pendampingan langsung dari tim BPS Kota Bengkulu.
Kepala BPS Kota Bengkulu, lin Inayati, menjelaskan bahwa program ini tidak sekadar lomba, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem data yang kuat di tingkat lokal. Menurutnya, kelurahan memiliki peran strategis dalam menghasilkan data mikro yang akurat, terutama untuk mendukung pembaruan DTSEN dan pelaksanaan sensus ekonomi.
Sensus Ekonomi 2026 sendiri menjadi agenda besar nasional yang tidak hanya mendata aktivitas usaha, tetapi juga mengumpulkan variabel sosial ekonomi masyarakat. Data tersebut akan menjadi rujukan penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Sekda Kota Bengkulu menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas data yang dimiliki pemerintah. Ia menilai, penguatan kapasitas aparatur di tingkat kelurahan menjadi kunci dalam menghadirkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap lahir kelurahan-kelurahan yang mampu menjadi pusat data yang akurat, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional melalui pengelolaan statistik yang lebih baik. (Red)






