Lebong, jurnalisbengkulu.com — Langkah membanggakan ditorehkan tiga siswa MTs Nurul Qur’an Lebong Atas. Setelah berhasil melewati seleksi di tingkat Kabupaten Lebong, mereka kini mendapat kepercayaan untuk membawa nama Kabupaten Lebong dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Bengkulu.
Ajang bergengsi di lingkungan madrasah tersebut dipusatkan di MAN 2 Kota Bengkulu dan berlangsung selama tiga hari, 4-6 Oktober 2026. Bagi ketiganya, keikutsertaan di tingkat provinsi bukan sekadar mengikuti perlombaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman di tingkat yang lebih tinggi.
Ketiga siswa yang dipercaya mewakili Kabupaten Lebong tersebut yakni Adelia Dwi Putri pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Firza Yusra Roza Irama pada bidang Matematika, serta Ziodane Fabel Ardiansyah pada bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Perjalanan mereka menuju tingkat provinsi tentu tidak datang begitu saja. Ketiganya terlebih dahulu harus melewati tahapan seleksi di tingkat Kabupaten Lebong hingga akhirnya terpilih menjadi wakil daerah.
OMI sendiri tidak hanya menjadi ruang bagi siswa untuk menguji kemampuan akademik. Kompetisi ini juga menjadi wadah yang memadukan ilmu pengetahuan, riset, serta nilai-nilai keislaman yang menjadi bagian penting dalam pendidikan madrasah.
Karena itu, keikutsertaan tiga siswa MTs Nurul Qur’an Lebong Atas di tingkat provinsi menjadi momentum penting. Selain membawa nama madrasah, mereka juga mengemban harapan untuk mengharumkan nama Kabupaten Lebong melalui kemampuan yang dimiliki.
Kepala MTs Nurul Qur’an Lebong Atas, Sukamdani, M.Pd.I, Gr, mengaku bangga atas pencapaian ketiga siswanya tersebut. Ia berharap kesempatan mengikuti kompetisi tingkat provinsi dapat dimanfaatkan secara maksimal dengan menampilkan kemampuan terbaik.
“Mereka ini adalah siswa-siswi terbaik yang berhasil melewati seleksi ketat di tingkat Kabupaten Lebong. Harapan kami, semoga anak-anak ini mampu tampil yang terbaik dan berpeluang melaju ke tingkat nasional,” ungkap Sukamdani, dikutip dari PedomanBengkulu.com.
Menurutnya, keberhasilan Adelia, Firza, dan Ziodane menembus tingkat provinsi diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian pribadi. Perjuangan mereka juga diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan mengejar prestasi.
Sebab, setiap kompetisi bukan hanya berbicara mengenai hasil akhir. Pengalaman bertemu dengan peserta dari berbagai daerah, menguji kemampuan di bawah tekanan, serta berani tampil membawa nama daerah merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan kepercayaan diri siswa.
Sukamdani pun meyakini perjuangan ketiga siswanya akan menjadi pengalaman berharga, baik bagi mereka secara pribadi maupun bagi MTs Nurul Qur’an Lebong Atas.
“Saya berkeyakinan Allah SWT akan memberikan yang terbaik bagi mereka yang sedang berjuang, demi mengharumkan nama sekolah serta nama Kabupaten Lebong di kancah provinsi,” pungkasnya, dikutip dari PedomanBengkulu.com.
Reporter: NA








