Pelayanan Publik Jadi Sorotan dalam Evaluasi WFA Pemprov Bengkulu

Rapat evaluasi kebijakan Work From Anywhere (WFA)

 

 

Bengkulu, Jurnalisbengkulu.com – Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, memimpin rapat evaluasi kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang menyoroti dampaknya terhadap kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Rapat berlangsung di Ruang Hidayah Lantai II Biro Umum Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (26/1/2026).

Evaluasi ini tidak hanya menilai efektivitas kerja aparatur sipil negara selama penerapan WFA pada Januari 2026, tetapi juga memfokuskan pembahasan pada upaya menjaga disiplin, koordinasi, dan kecepatan layanan kepada masyarakat di tengah sistem kerja yang lebih fleksibel.

Dalam rapat tersebut terungkap sejumlah tantangan, mulai dari pengawasan kinerja, pola komunikasi antarperangkat daerah, hingga pemanfaatan teknologi pendukung kerja jarak jauh.

Meski demikian, WFA dinilai memberikan peluang peningkatan produktivitas apabila didukung dengan pengaturan kerja yang jelas dan terukur.

Asisten III Setda Provinsi Bengkulu Nandar Munadi menekankan pentingnya keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan tanggung jawab pelayanan publik. Menurutnya, kebijakan WFA harus tetap berorientasi pada hasil kerja dan kepuasan masyarakat sebagai penerima layanan.

Melalui rapat evaluasi ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap dapat merumuskan langkah-langkah perbaikan yang lebih konkret, termasuk penyempurnaan mekanisme pengawasan dan penilaian kinerja ASN.

Dengan demikian, penerapan WFA ke depan diharapkan mampu mendukung tata kelola pemerintahan yang adaptif tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. (M25)