Terindikasi Bermasalah, LP-KPK Desak APH Audit Pembangunan SDN 05 Muhammadiyah Kepahiang

Terindikasi Bermasalah, LP-KPK Desak APH Audit Pembangunan SDN 05 Muhammadiyah Kepahiang 

Kepahiang, jurnalisbengkulu.com — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LP-KPK Provinsi Bengkulu menyampaikan hasil konfirmasi lapangan terkait pembangunan ruang kelas di SD 5 Muhammadiyah, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.

Berdasarkan wawancara dengan Kepala Sekolah beberapa waktu lalu, Safii, pembangunan gedung yang terdiri dari sekitar enam ruang kelas mencakup pekerjaan lantai, kusen, atap, dan plafon.

Kepala Sekolah menjelaskan bahwa pengelolaan material serta pelaksanaan pembangunan tidak dilakukan oleh pihak sekolah, melainkan dikelola oleh pihak Dinas Pendidikan melalui seorang dengan inisial “KN”.

“Seluruh dana yang telah dicairkan diserahkan kepada pihak tersebut, termasuk pengadaan material yang berada dalam pengawasan yang sama,” ujar Kepala Sekolah.

Menanggapi hal tersebut, LP-KPK Provinsi Bengkulu meminta aparat terkait untuk melakukan pemeriksaan administrasi penggunaan anggaran, audit fisik bangunan, serta penelusuran alur penggunaan dana secara transparan dan akuntabel.

Selain itu, LP-KPK menerima informasi terkait adanya potongan dana sebesar 10% yang diduga terjadi dalam proses pengelolaan bantuan. Informasi ini diperoleh dari salah satu penerima bantuan kementerian yang identitasnya dirahasiakan, dan siap disampaikan kepada pihak berwenang beserta bukti dan saksi.

“Terdapat pula informasi mengenai penyalahgunaan aset bekas bangunan sekolah yang dipindahkan ke rumah pribadi oleh oknum yang berwenang di sekolah tersebut,” terang Ketua LP-KPK Provinsi Bengkulu, Minggu (5/4/2026).

LP-KPK Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses ini hingga tuntas serta mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

 

Untuk konfirmasi dan informasi lebih lanjut: LSM LP-KPK Provinsi Bengkulu

Reporter : Ancha