Mimpi Mukomuko Maju Berkelanjutan Makin Nyata, Riset 10 Tahun dari SIPEF dan Arcrenosia Siap Digarap

Mimpi Mukomuko Maju Berkelanjutan Makin Nyata, Riset 10 Tahun dari SIPEF dan Arcrenosia Siap Digarap

 

Bengkulu, Jurnalisbengkulu.com – Visi besar “Mukomuko Maju Berkelanjutan” kini semakin mendekati kenyataan. Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Bapperida resmi menjalin kerja sama riset konservasi jangka panjang dengan lembaga internasional SIPEF dan Arcrenosia.

Riset yang akan berlangsung selama 10 tahun ini difokuskan pada kajian High Conservation Value (HCV) atau konservasi nilai tinggi, yang nantinya menjadi dasar pembangunan berkelanjutan di daerah tersebut.

Dibahas Langsung dengan Tim Peneliti

Kerjasama ini dibahas dalam pertemuan antara Kepala Bapperida Mukomuko, Singgih Pramono, bersama tim peneliti dari SIPEF dan Arcrenosia di ruang kerjanya pada Rabu (8/4/2026).

Singgih menyampaikan bahwa langkah ini merupakan awal dari penyusunan kajian konservasi yang akan menjadi acuan pembangunan di Mukomuko ke depan.

Hasil Riset: Peta Jalan Investasi Hijau

Riset jangka panjang ini ditargetkan menghasilkan dokumen strategis berupa peta jalan (road map). Dokumen ini akan menjadi fondasi bagi pengembangan investasi hijau (green investment) di Mukomuko, yakni investasi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Biaya Ditangguh Mitra, APBD Aman

Salah satu kabar baiknya, seluruh pendanaan riset tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Biaya sepenuhnya ditanggung oleh pihak mitra melalui skema pembiayaan kreatif (creative financing).

“Pendanaan sepenuhnya dari mitra, sehingga pemerintah daerah bisa fokus pada pemanfaatan hasil riset untuk kebijakan pembangunan,” ujar Singgih.

Satu-Satunya di Bengkulu

Proyek ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Mukomuko. Riset ini disebut sebagai satu-satunya proyek kajian konservasi jangka panjang berskala internasional yang dilaksanakan di Provinsi Bengkulu, dengan Mukomuko sebagai lokasi utama.

Apresiasi untuk Mitra

Singgih juga menyampaikan apresiasi kepada perwakilan mitra, Matthew dan Ofra, yang terlibat langsung dalam riset ini. Pemerintah daerah berharap hasil kerja sama ini dapat membuka peluang investasi hijau yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Mukomuko.

“Kami berharap hasil riset ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan Mukomuko,” tutupnya.

Kesimpulan: Dengan riset 10 tahun dari SIPEF dan Arcrenosia, plus pendanaan penuh dari mitra, mimpi “Mukomuko Maju Berkelanjutan” kini bukan sekadar wacana. (KRN)