Pemdes Batu Panco Salurkan BLT Dana Desa kepada 3 KPM
Bengkulu Selatan, Jurnalisbengkulu.com – Pemerintah Desa Batu Panco, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada tiga Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Kamis (4/6/2026).
Penyaluran bantuan tersebut merupakan hasil dari musyawarah desa yang melibatkan pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan masyarakat. Kegiatan penyaluran juga disaksikan langsung oleh pihak kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan BPD guna memastikan bantuan diberikan kepada penerima yang memenuhi kriteria.
Kepala Desa Batu Panco, Junaidi, mengatakan bahwa BLT Dana Desa bukan bertujuan membuat masyarakat bergantung pada bantuan pemerintah. Menurutnya, keberlanjutan program tersebut bergantung pada kebijakan pemerintah pusat di tahun-tahun mendatang.
“Bantuan ini bukan untuk membuat masyarakat terlena, karena belum tentu dapat dilanjutkan pada tahun berikutnya. BLT ini diharapkan dapat membantu meringankan beban hidup masyarakat,” ujar Junaidi saat ditemui di Kantor Desa Batu Panco.
Ia berharap bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan yang diterima KPM dapat dimanfaatkan secara bijak sesuai kebutuhan yang paling mendesak.
“Kami berharap bantuan ini digunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan prioritas keluarga, bukan untuk memenuhi keinginan semata,” tambahnya.
Adapun penerima BLT Dana Desa diprioritaskan bagi keluarga miskin atau kurang mampu yang berdomisili di Desa Batu Panco, lanjut usia (lansia) yang hidup sebatang kara, penyandang disabilitas, serta keluarga yang memiliki anggota menderita penyakit kronis atau menahun. Selain itu, penerima juga tidak sedang menerima bantuan sosial sejenis dari pemerintah pusat.
Junaidi berharap bantuan yang disalurkan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang tahun ajaran baru yang biasanya diiringi dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga.
“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama saat memasuki tahun ajaran baru yang tentunya membutuhkan biaya lebih besar,” pungkasnya.
Reporter: Said Hendra











