Kapolsek Kota Padang Gerak Cepat Sambangi Korban Penganiayaan di Dua RS Lubuklinggau
Rejang Lebong, Jurnalisbengkulu.com – Mengantisipasi adanya konflik horizontal pasca-insiden dugaan tindak pidana penganiayaan, Kapolsek Kota Padang, IPTU Medi Azwar, S.H., bergerak cepat memimpin langsung personelnya untuk mendatangi pihak-pihak terkait yang tengah menjalani perawatan di Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan, Sabtu (11/7).
Langkah preventif ini diambil guna meredam tensi dan mencegah terjadinya gejolak atau aksi balas dendam di tingkat keluarga kedua belah pihak.
Dimulai pukul 12.15 WIB hingga selesai, Kapolsek bersama jajaran menyisir dua lokasi berbeda tempat para korban dirawat, yakni Rumah Sakit Ar Bunda dan Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau. Di hadapan keluarga besar kedua belah pihak, IPTU Medi Azwar memberikan imbauan humanis namun tegas agar semua pihak menahan diri.
“Kami meminta seluruh keluarga untuk bersabar, tetap tenang, dan tidak mengambil tindakan di luar hukum yang justru bisa memicu konflik baru atau memperpanjang rantai kejadian ini,” ujar Kapolsek di lokasi.
Pendekatan persuasif tersebut membuahkan hasil positif. Kedua belah keluarga yang bertikai menyatakan sepakat secara sadar untuk menahan massa dan menyerahkan sepenuhnya penyelesaian perkara ini kepada pihak kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di kedua rumah sakit dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Kendati demikian, guna memastikan tidak ada riak-riak susulan, sejumlah personel Polsek Kota Padang masih disiagakan di area rumah sakit.
Sumber: Humas Polres Rejang Lebong
Reporter : Hendri Gunawan











