Polsek Lebong Atas Gotong Royong Bersihkan Rumah Korban Kebakaran di Tik Tebing
Lebong, Jurnalisbengkulu.com – Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah Hj. Murhana, seorang lansia berusia 95 tahun di Desa Tik Tebing, Kecamatan Lebong Atas, Kabupaten Lebong, menyisakan puing-puing bangunan yang berserakan. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian dan kebersamaan menjadi kekuatan untuk membantu korban melewati masa sulit.
Jumat (30/10/2026) pagi, personel Polsek Lebong Atas bersama pemerintah kecamatan dan masyarakat setempat turun langsung membersihkan sisa-sisa kebakaran. Kegiatan gotong royong yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu dipimpin Kapolsek Lebong Atas, Ipda Komarudin, S.I.P.
Camat Lebong Atas Arpan dan Sekcam Fahrul turut bergabung dalam kegiatan tersebut. Mereka bersama-sama mengangkat puing bangunan, membersihkan material bekas kebakaran, serta merapikan lokasi agar tidak lagi dipenuhi sisa-sisa bangunan yang terbakar.
Rumah milik Hj. Murhana sebelumnya dilalap api dalam peristiwa kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik dari bagian kamar rumah. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp100 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Untuk sementara waktu, Hj. Murhana harus tinggal di rumah kerabatnya sembari menghadapi dampak musibah yang dialaminya.
Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Lebong Atas Ipda Komarudin, S.I.P., mengatakan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang sedang menghadapi kesulitan.
“Polri tidak hanya hadir ketika melakukan penanganan suatu peristiwa, tetapi juga harus hadir membantu masyarakat bangkit setelah tertimpa musibah. Kami berharap kegiatan gotong royong ini dapat meringankan beban korban sekaligus memberikan dukungan moril agar tetap kuat menghadapi cobaan,” ungkap Kapolsek.
Tidak hanya membantu membersihkan lokasi kebakaran, personel Polsek Lebong Atas juga menyerahkan bantuan sembako untuk memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari korban.
Kebersamaan antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan masyarakat membuat proses pembersihan berjalan lancar. Seluruh puing-puing sisa kebakaran berhasil dibersihkan hingga tuntas.
Di balik kegiatan tersebut, tersimpan pesan bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui bantuan besar. Kehadiran, tenaga, dan kebersamaan masyarakat dapat menjadi dukungan berarti bagi warga yang sedang berusaha bangkit dari musibah. (NA)








