Bengkulu, jurnalisbengkulu.com – Pemilu 2024 yang damai dan kondusif di Nusa Tenggara Barat harus tercipta, karenanya dibutuhkan peran semua pihak baik penyelenggara, para peserta pemilu, stakeholder terkait, maupun masyarakat umum NTB untuk mewujudkannya.
Hal itu disampaikan Wakapolda Bengkulu Brigjenpol Drs. Agus Salim dalam kegiatan Deklarasi Pemilu Damai dengan Tema “Pemilu Berintegritas Cermin Negara Bermartabat”. Bertempat di Hotel Adeeva Jalan Pariwisata Pantai Panjang Kota Bengkulu, Rabu (23/08/2023) telah berlangsung
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Tokoh Masyarakat diantaranya Wakil ketua BMA Provinsi Bengkulu Sdr.Harmen, Ketua MUI diwakili Sdr.Aminudin, Sekretaris FKUB Kurnadi, Ketua KPU Sdr. Rusman Sudarsono,SE, Ketua Bawaslu Sdr. Fahamsyah,SH,M.PDi, Peserta Pemilu (Ketua, Sekretaris, LO) 18 Partai Politik dan 12 (dua belas) calon / LO DPD RI Dapil Provinsi Bengkulu, Unsur sentra Gakumdu serta Perwakilan 5 (lima) organisasi Media di Provinsi Bengkulu.
Dalam penyampaiannya Wakapolda Bengkulu berterimakasih dan apresiasi atas hadirnya peserta pada kegiatan Deklarasi Pemilu Damai. Melalui kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk membangun dan mempererat jalinan persaudaraan bertujuan menciptakan situasi aman dan kondusif.
“Kegiatan ini adalah salah satu strategi Polri dalam rangka cooling system pada rangkaian tahapan Pemilu Tahun 2024. Kami yakini pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 berjalan damai aman karena dilihat dari keakraban peserta yang saat ini berkumpul di ruangan untuk mengikuti Deklarasi ini,” ucapnya.
Brigjen Agus Salim juga menyampaikan bahwa namanya pesta dilaksanakan dengan suasana hati dengan penuh rasa gembira seperti semangat HUT RI yang baru saja laksanakan. Ia meminta KPU untuk melaksanakan kegiatan serupa dengan unsur Muspida dan elemen masyarakat dengan tujuan cooling system sehingga tercipta situasi Kamtibmas di Provinsi Bengkulu.
Sementara itu Gubernur Bengkulu diwakili Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri menyampaikan kekuasaan tertinggi ada ditangan rakyat oleh karena itu kita harus melaksanakan Demokrasi Pemilu Damai dan dilakukan dengan bersama-sama tidak bisa dilakukan hanya dengan penyelenggara Pemilu.
“Selain Pemerintah Nasional pada Tahun 2024 juga akan melakukan pemilihan tingkat kepala daerah oleh karena itu kita harus sinergi. Melalui sosialisasi Pemilu Damai saya meyakini kita dapat mensukseskan Pemilu untuk mewujudkan Pemilu Tahun 2024 yang aman dan damai,” ujarnya.
Dilain pihak Ketua KPU Provinsi Bengkulu menjelaskan Progres yakni telah melaksanakan Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Tahun 2024 di Provinsi Bengkulu sebanyak 1.494.828 (satu juta empat ratus sembilan puluh empat ribu delapan ratus dua puluh delapan) tersebar di 10 Kabupaten/Kota.
“Terdapat 291 TPS sulit dijangkau dan 609 tidak mendapatkan sinyal sehingga memerlukan perhatian khusus. Jumlah rekapitulasi Daftar Calon Sementara (DCS) Anggota DPRD Provinsi Bengkulu sebanyak 609 (enam ratus sembilan) orang, saat ini sedang dalam tahap tanggapan masyarakat dilaksanakan sampai dengan 28 Agustus 2023. Harapan kami pelaksanaan Pemilu dapat berjalan aman dan damai, tidak ada insiden dan kami KPU Provinsi Bengkulu meyakini akan sukses apabila ada dukungan dari semua pihak,” imbuhnya.
Berikut Isi Deklarasi Pemilu Damai yang dibacakan oleh Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu dan diikuti peserta :
a. Mewujudkan Pemilu 2024 yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil serta menjamin situasi yang kondusif dan damai dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 di Provinsi Bengkulu.
b. Menjunjung tinggi persatuan, persaudaraan, nilai – nilai moral, dan budaya yang berkembang dalam kehidupan masyarakat Provinsi Bengkulu.
c. Berkomitmen mendukung Pemilu 2024 yang aman, tertib, damai, berintegritas, tanpa Hoaks, ujaran kebencian, politisasi sara dan politik uang.
d. Menjaga persatuan dan kesatuan untuk menghindari perpecahan bangsa.
Tag. Deklarasi damai Pemilu 2024, Polda Bengkulu, Pemprov Bengkulu KPU Provinsi Bengkulu 18 Parpol.











