DPP SPRI Berikan Amanah PLT DPD SPRI Provinsi Bengkulu Kepada Apen Rozali

Kaur, jurnalisbengkulu.com – Sempat membuat jagat raya gempar, usai pemberhentian Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pers Republik Indonesia (DPD SPRI) Provinsi Bengkulu yang lama, kini Apen Rozali mendapatkan amanah kepercayaan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP SPRI) untuk jadi Pelaksana Tugas (PLT), Kamis (16/11/2023).

Ketua Umum SPRI Heintje G. Mandagi melalui Sekretaris Jendral Hernando lalu mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: SK.17/S/DPP-SPRI/XI/2023 tentang pemberian sanksi pemberhentian sementara Ketua DPD SPRI Provinsi Bengkulu Aprin Taskan Yanto dan penunjukan Pelaksana Tugas DPD SPRI Provinsi Bengkulu kepada Apen Rozali.

DPP menimbang :

  1. Bahwa Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Republik Indonesia perlu mengambil tindakan tegas terhadap pelanggan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, dan Peraturan Organisasi yang dilakukan oleh Ketua DPD SPRI Provinsi Bengkulu Aprin Taskan Yanto.
  2. Bahwa tindakan tegas atas pelanggaran Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, dan Peraturan Organisasi yang dilakukan oleh Ketua DPD SPRI Provinsi Bengkulu Aprin Taskan Yanto adalah berupa pembiaran sanksi.
  3. Bahwa pemberian sanksi kepada pengurus yang melakukan pelanggaran konstitusi organisasi dan peraturan organisasi, serta penugasan kepada salah satu pengurus di daerah untuk penyelesaian masalah, harus ditetapkan dalam satu surat keputusan.

Mengingat UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Anggaran Dasar SPRI Pasal 13 Ayat (2) Anggaran Rumah Tangga Pasal 6 Ayat (4) Peraturan Organisasi SPRI Pasal 5 Ayat (1) dan Pasal 6 Ayat (5).

Pada akhirnya DPP memutuskan, menetapkan pertama, Mengesahkan Pemberhentian sementara Saudara Aprin Taskan Yanto sebagai Ketua DPD SPRI Provinsi Bengkulu.

Dan menunjuk Saudara Apen Rozali sebagai PLT Ketua DPD SPRI Provinsi Bengkulu untuk melaksanakan penertiban terhadap Surat Keputusan DPD SPRI Provinsi Bengkulu tentang pengurus DPC Kabupaten atau Kota tanpa Rekomendasi dari DPP SPRI, dan melakukan koordinasi dan konsolidasi organisasi dengan APH.

Dan berbagai pihak di semua tingkatan di Provinsi Bengkulu dalam rangka menciptakan stabilitas dan menjaga keutuhan organisasi, serta menertibkan kelompok atau oknum tertentu yang mengatasnamakan organisasi SPRI namun tidak tercatat atau tidak diakui oleh DPP SPRI.

PLT Ketua DPD SPRI Provinsi Bengkulu Apen Rozali baru beberapa hari melakukan komunikasi dengan rekan – rekan SPRI Moko- Moko dan Bengkulu Utara, “disana jawaban siap merapat dan kami tidak akan pernah mundur dalam organisasi SPRI,” ungkapnya di Bengkulu Utara melalui PLT DPD SPRI Apen Rozali.

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 15 November 2023.
Sumber: Sekjen DPP SPRI.

Reporter : JATl NEGARA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *