Rejang Lebong, JurnalisBengkulu.com – Derap langkah kaki perwira dan bintara memecah kesunyian halaman Mapolres Rejang Lebong, Senin (7/9), tepat pukul 08.00 WIB. Ratusan personel berseragam cokelat lengkap bersama jajaran ASN berbaris rapi, membentuk barisan presisi di bawah naungan langit pagi yang mulai menghangat.
Pagi itu, giliran Kapolres Rejang Lebong, AKBP Syahrul Hariady, S.I.K., M.H., yang mengambil alih komando dalam agenda Apel Pagi Jam Pimpinan.
Tampil dengan gestur tegas namun komunikatif, perwira melati dua tersebut langsung memberikan sederet poin evaluasi dan instruksi krusial. Dalam maklumatnya, ia menggarisbawahi pentingnya mempertahankan kedisiplinan dan esensi utama Polri sebagai pelayan masyarakat.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah instruksinya terkait dinamika iklim lokal. Mengingat cuaca terik yang belakangan melanda wilayah Rejang Lebong, AKBP Syahrul secara khusus meminta seluruh jajarannya meningkatkan kewaspadaan penuh terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
“Kesiapsiagaan bukan sekadar jargon, melainkan bentuk antisipasi nyata di lapangan sebelum potensi bencana membesar,” tegasnya di hadapan peserta apel.
Di luar arahan tegas, apresiasi hangat turut mengalir dari sang pimpinan. Kinerja jajaran Lantas yang konsisten mengurai kemacetan pagi (Gatur Lantas), serta keaktifan para Bhabinkamtibmas yang tak lelah merawat hubungan dengan warga di pelosok desa, mendapat sorotan positif. Nilai integritas, kekompakan, dan profesionalisme kembali ditanamkan sebagai fondasi utama pelayanan.
Usai barisan dibubarkan, suasana tak lantas mengendur. Kegiatan dilanjutkan dengan inspeksi mendadak (sidak) sikap tampang dan pemeriksaan kelengkapan identitas diri personel secara mendetail. Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat, tertib, dan mempertegas kesiapan Polres Rejang Lebong dalam mengawal kondusivitas wilayah.
Reporter: Hendri Gunawan
Reporter : Hendri Gunawan








