Menyapu Bayang 3C Di Jalur Rawan: Ketika D-Max Samapta Menyusuri Belitar Muka
Rejang Lebong, Jurnalisbengkulu.com – Suara raungan mesin Ford D-Max milik Satuan Samapta Polres Rejang Lebong memecah terik siang di kawasan Desa Belitar Muka, Kecamatan Sindang Kelingi. Tepat pukul 14.00 WIB, tiga personel korps baju cokelat turun ke jalan. Bukan sekadar melintas, kehadiran mereka membawa misi utama, menjamin rasa aman warga dari bayang-bayang premanisme dan kejahatan jalanan.
Di bawah komando Brigpol Affif Rachmadi selaku Kepala Regu, bersama Briptu Andre Kurniawan, S.H., dan Bripda M. Dzaky Abror, tim kecil ini menyisir titik-titik krusial sepanjang Jalur Lintas Curup–Lubuklinggau. Jalur yang selama ini dikenal membutuhkan pengawasan ekstra dari ancaman tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).
Langkah para personel terhenti di sebuah lapak pedagang sayur di pinggir jalan. Tanpa sekat, interaksi hangat pun terjadi. Briptu Andre mengimbau para pedagang untuk tetap waspada serta saling menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kalau ada hal yang mencurigakan atau menjadi korban kejahatan, langsung hubungi layanan Call Centre 110 atau Polsek terdekat. Polri siap merespons,” tegas petugas di lokasi.
Tak hanya soal kejahatan jalanan, kewaspadaan domestik turut menjadi perhatian. Petugas mengingatkan para pemilik warung dan permukiman padat penduduk untuk senantiasa memeriksa instalasi listrik dan kompor gas sebelum meninggalkan rumah, upaya kecil yang krusial untuk mencegah bahaya kebakaran.
Menjangkau Objek Vital Dan Jalur Lengang
Patroli mobil (mobiling) terus berlanjut menyasar area berisiko tinggi, seperti permukiman padat penduduk, objek vital perbankan dan SPBU, titik lalu lintas lengang yang rawan cegatan, serta pusat keramaian warga dan pertokoan.
Hingga kegiatan berakhir, kehadiran seragam Polri di lapangan terbukti efektif menekan niat pelaku kejahatan. Situasi di wilayah hukum Polres Rejang Lebong, khususnya jalur rawan Sindang Kelingi, terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Reporter: Hendri Gunawan











