Penempatan SPMB Bengkulu Tuai Protes, Orang Tua Minta Penjelasan

Penempatan SPMB Bengkulu Tuai Protes, Orang Tua Minta Penjelasan

 

 

Kota Bengkulu, Jurnalisbengkulu.com – Sejumlah orang tua calon siswa mengeluhkan hasil penempatan dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA Negeri di Provinsi Bengkulu. Mereka menilai proses penempatan melalui jalur domisili maupun redistribusi belum berjalan konsisten sehingga memunculkan kebingungan dan kekecewaan di kalangan masyarakat.

Keluhan tersebut mencuat setelah sejumlah calon siswa dinyatakan diterima di sekolah yang lokasinya dinilai lebih jauh dari tempat tinggal mereka, sementara masih terdapat SMA Negeri lain yang jaraknya lebih dekat.

Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak memahami dasar penempatan yang dilakukan dalam SPMB tahun ini. Menurutnya, tujuan utama jalur domisili adalah memberikan kesempatan kepada siswa untuk bersekolah di lingkungan terdekat dari tempat tinggal.

“Yang kami pertanyakan, kenapa anak-anak yang rumahnya dekat dengan satu sekolah justru ditempatkan ke sekolah lain yang lebih jauh. Kalau memang ada aturan tertentu, seharusnya dijelaskan secara terbuka agar masyarakat tidak bingung,” ujarnya.

Ia mencontohkan, terdapat calon siswa yang berdomisili lebih dekat dengan SMA Negeri 3 Kota Bengkulu, namun hasil penempatannya justru di SMA Negeri 12 Kota Bengkulu. Selain itu, ada pula calon siswa yang rumahnya berada di sekitar wilayah SMA Negeri 1 Kota Bengkulu, tetapi tidak ditempatkan di sekolah tersebut.

Menurut para wali murid, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme redistribusi dan dasar penentuan sekolah tujuan bagi calon siswa yang tidak lolos di pilihan awal.

“Kami bukan mempersoalkan sekolahnya, tetapi ingin mengetahui dasar penempatannya. Harapannya proses ini benar-benar mengutamakan kedekatan domisili dan dilakukan secara transparan,” kata wali murid lainnya.

Para orang tua berharap pemerintah melalui panitia SPMB Provinsi Bengkulu dapat memberikan penjelasan secara rinci terkait mekanisme penempatan siswa, termasuk alasan mengapa sebagian calon siswa ditempatkan di sekolah yang lokasinya lebih jauh dibandingkan sekolah negeri lain yang berada di sekitar tempat tinggal mereka.

Mereka juga meminta adanya evaluasi terhadap pelaksanaan SPMB agar proses penerimaan peserta didik di tahun-tahun mendatang berjalan lebih transparan, konsisten, dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon siswa serta orang tua.

 

Reporter: Yunizar