Sedang Maraknya Perselingkuhan

PERSELINGKUHAN adalah keterlibatan seksual dengan orang lain yang bukan merupakan pasangan resminya. Data yang didapat menyebutkan bahwa perselingkuhan yang terjadi di Jakarta, 90 persen dilakukan oleh laki-laki dan 10 persen dilakukan oleh wanita. 

Perselingkuhan akhir-akhir ini menjadi bahan perbincangan yang menarik, soalnya perselingkuhan itu sendiri tidak hanya didominasi oleh para laki-laki, tetapi juga wanita di semua lapisan dan golongan, bahkan tidak memandang usia. Wajar kalau semua agama menghukum berat pelaku selingkuh, sebab kalau dibiarkan sama dengan 50 persen keruntuhan moral masyarakat. Seperti kita mengenal dalam ajaran Islam, selingkuh berarti mati, dan sekaligus cerai. Demikian pula dalam Kristiani, perceraian terjadi mungkin karena salah satu pihak telah berzina.

Banyak orang terlalu cepat merasa tidak puas dalam hubungan yang mungkin baru saja dijalani beberapa saat. Seringkali mereka tidak sadar, bahwa mereka sendirilah yang membuka peluang bagi ketidakpuasan tersebut karena sejak awal mereka sudah menaruh harapan dan impian yang terlalu tinggi baik terhadap pasangan. Karena dari keduanya tidak berusaha untuk memperbaiki diri malah mencari hiburan dan kompensasinya sendiri, maka cinta yang menjadi pengikat di antara mereka semakin pudar dan hilang respek. Selama kedua pihak masih bisa berpikir jernih, dan mau memeriksa diri, maka kemungkinan besar masih bisa mengendalikan diri untuk mencegah terjadinya konflik yang berkepanjangan baik itu yang terpendam maupun secara terbuka.

Media sosial sekarang memang menjadi salah satu hal yang banyak di gunakan orang-orang. Ya mungkin banyak manfaatnya tetapi banyak juga hal negatifnya, salah satu sebagai sarana untuk terjadinya perselingkuhan yang bisa di lakukan dengan menggunakan sosial media. Seperti salah satu seorang laki-laki yang berinisial ā€œNā€ dia mendekati seorang perempuan dengan berinisial ā€œNā€ dan mengaku sudah tidak ada hubungan dengan siapa pun dan tidak mempunyai pasangan, dan kelang sebulan ada seorang yang menghubungi si mbak yang berinisial N dan mengaku kalau dia adalah pasangan si mas yang berinisial N.

Penulis:Nurulita setya pangesti

Mahasiswa jurnalistik universita bengkulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *