Badan Terasa Lemas Saat Berpuasa, Coba 4 Tips Ini

Kesehatan, jurnalisbengkulu.com – Menahan lapar dan haus seharian saat berpuasa memang bikin lemas, terutama pada minggu awal Ramadan. Peralihan antara jadwal makan biasa ke jadwal makan saat puasa pun dapat memunculkan banyak keluhan, mulai dari masalah pencernaan, sakit kepala, hingga lemas.

Padahal, aktivitas sehari-hari harus tetap berjalan, bukan? Lalu, adakah cara agar tidak lemas saat puasa? Kuncinya sebenarnya adalah keinginan dari dalam diri.

Kumpulkan niat untuk bisa tetap produktif dan tidak kalah dengan lemas saat puasa. Setelah niat terkumpul, yuk terapkan beberapa kebiasaan berikut!

1. Pastikan Tubuh Terhidrasi dengan Baik

Dehidrasi merupakan salah satu penyebab tubuh menjadi lemas saat puasa. Oleh sebab itu, pastikan kebutuhan cairan tubuh tercukupi pada saat berbuka puasa dan sahur. Kamu bisa mencoba pola 2-4-2, yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas saat malam, dan 2 gelas lagi saat sahur. Perlu diketahui juga bahwa asupan cairan tubuh tidak hanya bisa diperoleh dari air mineral, tetapi juga dari buah-buahan yang memiliki kadar air tinggi.

2. Jangan Kurangi Jam Tidur

Cukup istirahat adalah kunci untuk terus berenergi saat beraktivitas sepanjang hari. Cobalah untuk bangun dan tidur di jam yang sama tiap hari, sehingga tubuh memiliki jam biologis yang terjadwal.

Buatlah jadwal yang sesuai dengan kebutuhan sahur di bulan Ramadan.Berikut beberapa hal yang dapat diterapkan untuk bisa memiliki waktu istirahat yang berkualitas:

Mandi dengan air hangat, membaca buku, atau mendengarkan musik tenang sebelum tidur di malam hari dapat membantu tidur lebih nyenyak.

Hindari makan dalam waktu 2 jam sebelum waktu tidur. Gas dalam perut yang mencerna makanan mungkin akan membuat tubuh tetap terjaga.

Sebaiknya jadikan kamar tidur hanya untuk istirahat.

Keberadaan komputer dan TV di kamar justru mengganggu ketenangan.

Selain itu, hindari juga minuman yang mengandung kafein selama puasa. Kafein dalam kopi, minuman bersoda, maupun teh yang dikonsumsi 3-6 jam sebelum tidur dapat membuat kamu sulit tidur dan berpeluang mendadak terjaga di tengah malam. Berhenti mengonsumsi kafein secara bertahap adalah cara terbaik untuk tetap berenergi sepanjang hari. Sebab, kamu mungkin justru akan merasa lemas dan sakit kepala saat tidak mengonsumsi kafein.

3. Perhatikan Makanan saat Berbuka Puasa dan Sahur

Semua makanan memang terlihat mengenyangkan pada saat berbuka puasa, tapi tidak semuanya mendatangkan nutrisi bagi tubuh. Makanan berbahan dasar tepung dan yang mengandung kadar gula tinggi bisa membuat tubuh cepat lelah. Jadi usahakan hindari makanan seperti ini, dan pilihlah makanan segar seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

Selain itu, alih-alih menyantap makanan dalam jumlah besar pada satu kesempatan, lebih baik mengonsumsinya dalam jumlah kecil tiap 3 jam sekali dari waktu berbuka puasa hingga menjelang imsyak. Hal ini juga baik dilakukan bagi kamu yang memiliki masalah pencernaan.

4. Berolahraga Rutin

Kebanyakan orang mungkin berpikir, beraktivitas normal saja sudah melelahkan. Apalagi berolahraga saat puasa? Namun percayalah bahwa olahraga teratur akan membuat tubuh lebih bertenaga saat beraktivitas panjang. Bahkan, olahraga juga bisa meningkatkan kualitas tidur. Berolahraga dua setengah jam dalam sepekan adalah durasi yang dianjurkan untuk menjaga kebugaran tubuh.

Namun, kamu tidak harus memenuhi durasi kuota ini seketika. Mulailah dengan porsi latihan kecil seperti 10 menit sehari berjalan kaki. Agar tetap bersemangat, pilihlah olahraga dan suasana yang kamu sukai. Aktivitas ini bisa disertai dengan iringan musik atau dilakukan secara beregu di tempat terbuka, agar lebih menyenangkan.

Sumber : halodoc.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *