Bengkulu, jurnalisbengkulu.com – Gubernur Bengkulu yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, SE., hadir langsung di Pengajian Ramadhan 1444 H/2023 M Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Bengkulu dengan tema Risalah Islam Berkemajuan, Aktualisasi dalam Persyarikatan, Umat dan Bangsa, bertempat di Aula BPSDM Provinsi Bengkulu, Bengkulu (08/04/23)
Dalam kesempatan itu nampak hadir Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, SE., Ketua Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Bengkulu Dr. H. Syaifullah, M. Ag, dan Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Bengkulu Hj. Zurnawati. Ch.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Ika Joni Ikhwan, SE., menyampaikan harapan Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan diselenggarakan Pengajian Ramadhan 1444 H/2023 M Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Bengkulu bisa meningkatkan silaturahmi dan ukhuwah Perserikatan muhamadiyah di Provinsi Bengkulu dan kolaborasi memajukan Provinsi Bengkulu.
Ika Joni Ikhwan, SE mengatakan bahwa Organisasi Muhamadiyah ini berdiri jauh sebelum Indonesia Merdeka artinya ikut dalam perjuangan kemerdekaan di Indonesia khususnya Provinsi Bengkulu.
“Untuk itu Pemerintah Provinsi Bengkulu mengharapkan adanya sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan Muhamadiyah, dan secara organisasi Muhamadiyah tidak terafiliasi dengan partai politik manapun, untuk itu Muhamadiyah penyeimbang di Republik ini,” ujar Ika Joni Ikhwan, SE.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu menambahkan posisi organisasi Muhamadiyah ini sebagai penyeimbang di Republik ini dapat dilihat dari suksesi kepemimpinan Muhamadiyah.
Di tingkat Nasional kepemimpinan Muhamadiyah ini selalu digandeng oleh pemerintahan, dengan kata lain organisasi Muhamadiyah ini tidak minta digandeng oleh pemerintahan, sehingga posisi penyeimbang itu betul-betul diperankan oleh Orang Muhamadiyah. Untuk itu ditingkat lokal juga Muhamadiyah dapat berperan penyeimbang pembangunan di Provinsi Bengkulu, Muhamadiyah tidak bergantung pada Pemerintahan dan Pemerintahan Provinsi Bengkulu menggandeng Muhamadiyah, sehingga harapan Pemerintah Provinsi Bengkulu Muhamadiyah dapat menjadi energi positif terhadap pembangunan di Provinsi Bengkulu.

“Alhamdulillah Pemerintah Provinsi Bengkulu dibawa kepemimpinan Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, M.M.A., sekarang ini lagi gencar melakukan pembangunan yang tertunda akibat pandemi COVID-19 kemarin, baik program nasional maupun janji visi dan misinya,” kata Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Bengkulu Dr. H. Syaifullah, M. Ag, menyampaikan dalam sambutannya mengatakan anggota Muhamadiyah harus berperan dalam setiap pilar-pilar kemanusiaan dan berperan dalam konteks negara.
“Muhamadiyah sudah mendirikan banyak Perguruan Tinggi dan lembaga-lembaga pendidikan di bawahnya, ini harus menjadi energi untuk pembaruan karena pembaruan itu lahir dari batin sang Pencerah yaitu Perguruan Tinggi dan lembaga-lembaga pendidikan di bawahnya. Akan tetapi Muhamadiyah juga harus mengambil peran negara secara formal agar perjuangan pembaruan Muhamadiyah On The trick, dan apabila ada kelemahannya maka perlu dilakukan pengajian seperti saat ini,” ujar Dr. H. Syaifullah, M. Ag,.
Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Bengkulu Hj. Zurnawati. Ch. Menyampaikan pengajian ini adalah jadwal rutin Muhamadiyah dan merupakan kelanjutan dari pengajian dari Pimpinan Pusat Muhamadiyah.
“Pengajian Ramadhan 1444 H/2023 M Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Bengkulu dengan tema Risalah Islam Berkemajuan: Aktualisasi dalam Persyarikatan, Umat dan Bangsa ini bertujuan untuk memperkuat ibadah, memperkuat Perserikatan dan syiar dimasyarakat,” tutup Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Bengkulu.
Penulis : Saprian Utama











