Lebong Dilanda Banjir dan Longsor, Ratusan Rumah Terendam hingga Jalur Penghubung Lumpuh
Lebong, Jurnalisbengkulu.com– Kabupaten Lebong tengah menghadapi situasi darurat akibat banjir dan tanah longsor yang dipicu hujan deras sejak Rabu malam (6/5/2026) hingga Kamis pagi (7/5/2026). Luapan Sungai Ketahun menyebabkan ratusan rumah warga terendam dan aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah lumpuh total.
Air mulai memasuki permukiman warga sejak dini hari dan terus meningkat hingga pagi. Sedikitnya empat kecamatan terdampak cukup parah akibat bencana tersebut. Warga yang panik berusaha menyelamatkan diri serta barang-barang penting ketika banjir datang secara tiba-tiba saat sebagian masyarakat masih tertidur.
Petugas BPBD bersama tim gabungan terlihat melakukan evakuasi menggunakan perahu karet untuk membantu warga yang terjebak di dalam rumah.
Wilayah yang mengalami dampak paling serius berada di Kecamatan Lebong Sakti, terutama Desa Ujung Tanjung II dan III. Banjir mulai merendam rumah warga sekitar pukul 02.00 WIB dengan ketinggian air di beberapa titik mencapai hampir dua meter.
Camat Lebong Sakti, Fahrizal Anwar, mengatakan sekitar 100 rumah warga terdampak banjir dan sebagian masyarakat telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman di Desa Ujung Tanjung I.
“Prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga. Kondisi air masih tinggi dan arus cukup deras,” ujarnya saat meninjau lokasi, Kamis pagi.
Banjir juga terjadi di Kecamatan Bingin Kuning, tepatnya di Desa Talang Leak I dan II. Selain itu, genangan air turut merendam Desa Pangkalan, Tangua, dan Lemeu di Kecamatan Uram Jaya, serta Desa Talang Bunut dan Garut di Kecamatan Amen.

Tidak hanya banjir, tanah longsor juga memutus akses penting jalur Lebong–Curup. Longsor terjadi di kawasan Desa Talang Ratu dekat kebun jeruk Monte, di mana material tanah dan bebatuan menutup badan jalan sehingga mengganggu arus transportasi keluar masuk Kabupaten Lebong.
Meski kondisi cukup berbahaya, masih ada pengendara yang mencoba melintasi timbunan longsor. Padahal, tanah di sekitar lokasi masih labil dan berpotensi longsor susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Hingga Kamis siang, cuaca di Kabupaten Lebong masih mendung disertai hujan ringan. Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian warga diperkirakan cukup besar karena banyak barang dan perabot rumah tangga tidak sempat diselamatkan.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai maupun kawasan rawan longsor agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir dan longsor susulan. Warga berharap kondisi cuaca segera membaik dan debit Sungai Ketahun kembali normal agar situasi dapat segera pulih. (Na)






