Wakili PPSA 24 Lemhannas, Indra Gunawan Paparkan Rekomendasi Di Hadapan Gubernur Bengkulu

Bengkulu, jurnalisbengkulu.com – Setelah beberapa hari melakukan observasi di Bengkulu, yaitu mulai dari tanggal 10-14 Juli 2023 tim Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIX menyampaikan hasil di hadapan Jajaran pengambil kebijakan se-Provinsi Bengkulu.

Pada pertemuan yang itu, perwakilan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIX menyerahkan hasil kajian kepada Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Untuk PPSA XXIX menyoroti aspek kajian mengenai “Tata Kelola Pemerintahan Provinsi Bengkulu Dalam Pembangunan nasional Melalui Lensa Panca Gatra: Analisis kinerja Pemerintah di Bidang Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosbud dan Hankam”.

Kegiatan dimulai dengan Ramah Tamah setelah itu dilanjutkan laporan dari Ketua Rombongan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIX dan Tenaga Ahli Bidang Politik dan Kewarganegaraan, Prof. Dr. Ir. Sedarnawati Yasni., M.Agr. Kemudian dilanjutkan paparan dari perwakilan PPSA XXIX Indra Gunawan. Anggota Badan Pelaksana BPKH menjabarkan rekomendasi kebijakan mengenai perlu penanganan Khusus terkait dengan Kemiskinan, Penetapan kawasan Kawasan Ekonomi Khusus, peningkatan SDM, dan Infrastruktur Digital.

“Bengkulu ini merupakan termasuk angka kemiskinan tertinggi kedua di pulau Sumatera, untuk itu kami merekomendasikan agar memberikan Modal dan Pelayanan dasar serta peningkatan SDM yang dapat mewujudkan pemanfaatan Sumber Daya Alam, Digital, dan Potensi Kemaritiman,” dalam paparannya, Kamis, (13/07), di Gedung Balai Raya Semarak Kota Bengkulu.

Menanggapi hal itu Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan Bengkulu ini sudah menetapkan kawasan khusus tetapi masih ditingkat daerah, yang ditetapkan pada tahun 2020 lalu di Pulau Baai. Letaknya berhadapan langsung dengan mulut samudra dan lokasinya masih luas.

“Kami bersyukur setelah kawasan Pulau Baai ini ditetapkan sebagai daerah kawasan ekonomi khusus daerah, sudah ada tiga industri pengolahan di kawasan Pulau Baai dengan berbagai kebijakan insentif ekonomi yang dikeluarkan. Kami berharap ini menjadi pemantik untuk para investor lainnya,” ujarnya.

Selain itu Rohidin juga berpesan kepada Sekda dan Pimpinan OPD se Provinsi Bengkulu agar menjadikan pemaparan lembaga ketahanan Nasional ini menjadi Potret, tolak ukur, dan laboratorium perencanaan.

“Sehingga pemaparan ini kami rasa menjadi bahan yang sangat penting dan bermanfaat bagi kemajuan Bengkulu kedepannya. Terakhir kunjungan ini dapat meningkatkan pemahaman pimpinan OPD Terkait potret Bengkulu dan kami ucapkan terimakasih,” tutupnya.

Reporter : Saprian Utama SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *